Tegas dan Rasional

HUT ke-4 SMSI Babel Bagikan Beras Kepada Warga Yang Membutuhkan

0 24

TerabasNews – PANGKALPINANG – Pengurus SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bagikan 150 kampil Beras kepada warga yang membutuhkan, di sekitar wilayah Pangkalpinang.

Pembagian beras tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari Peringatan HUT Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang ke – 4. Yang langsung dibagikan ketua SMSI Bangka Belitung Vito Sarbulan beserta jajaran pengurus ke beberapa titik di wilayah kota Pangkalpinang.

Di sela proses kegiatan pembagian beras ini, Vito Sarbulan mengungkapkan bahwa SMSI Kep. Babel hanya sebagai penyalur, yang mana bantuan-bantuan ini berasal dari para donatur di Provinsi kepulauan Babel.

“Kami (SMSI Babel -red) diamanahkan untuk membagikan bantuan ini, kami bersyukur dan berterima kasih kepada donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada SMSI Babel untuk menyalurkannya”, ungkap Vito

“Pembagian beras ini juga tidak hanya di wilayah Pangkalpinang semata, namun beberapa kita serahkan ke masyarakat Bangka Tengah dan Bangka Selatan”, sambung Pria asal Perlang ini.

Menurut Vito, SMSI Babel harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah.

“Ini adalah tahun pertama kepemimpinan saya di SMSI Babel, semoga kehadiran SMSI Babel dapat mendatangkan kemashlahatan bagi pemerintah dan masyarakat Babel”, harapnya.

Nampak antusias dan raut wajah bahagia dari penerima bantuan itu, dengan berkali-kali mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang mereka terima.

“Alhamdulillah ya Allah, terima kasih banyak kami ucapkan kepada kalian (SMSI Babel-red), atas bantuan ini, semoga terus maju dan berkah”, ujar Tiah salah satu penerima bantuan.

Untuk diketahui puncak acara peringatan HUT SMSI yang ke- 4 tahun ini, akan diadakan perayaan bersama antara pengurus SMSI Pusat dan SMSI se-Indonesia secara virtual dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama, dan SMSI Babel akan melakukan kegiatan tersebut di kantor sekretariat SMSI Kep. Babel. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.