Tegas dan Rasional

Respons Keluhan Warga, Kadis PUTR Bateng Tinjau Titik Rawan Banjir

0 827

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, turun langsung meninjau sejumlah titik drainase yang selama ini dikeluhkan warga karena kerap memicu genangan dan banjir saat hujan deras.

Dalam inspeksi lapangan tersebut, ditemukan berbagai persoalan yang menyebabkan aliran air tidak berjalan normal. Mulai dari saluran yang tertutup bangunan, sedimentasi lumpur yang cukup parah, hingga tumpukan sampah di dalam drainase.

“Kondisi di lapangan memang cukup kompleks. Ada saluran yang tertutup, sedimentasi cukup tinggi, dan sampah yang menyumbat aliran air,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, penanganan drainase tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah karena sebagian titik berada di ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan BPJN.

Karena itu, DPUTR Bateng akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Balai Pengelolaan Jalan Nasional (BPJN) agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga membuka kemungkinan dilakukannya pembongkaran bangunan yang menutup saluran air, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Kalau memang diperlukan pembongkaran demi memperlancar aliran air, tentu akan kami sosialisasikan terlebih dahulu kepada warga,” ujarnya.

Fani mencontohkan keberhasilan normalisasi drainase dan sungai di kawasan Berok yang kini mulai terbebas dari banjir setelah dilakukan penanganan bertahap.

“Ini menjadi bukti bahwa normalisasi drainase efektif mengurangi banjir. Pola seperti ini akan terus kami dorong di wilayah lain,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan kerja nyata di lapangan, bukan sekadar seremonial semata.

“Kami ingin langsung bekerja dan memberi solusi nyata. Namun tentu kami juga membutuhkan dukungan masyarakat agar penanganan bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, warga Berok bernama Uda mengaku senang karena akhirnya bisa menyampaikan langsung keluhan terkait banjir kepada kepala dinas.

“Biasanya cuma lewat media sosial. Alhamdulillah sekarang bisa langsung bertemu dan menyampaikan keluhan kami,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.