PTBI 2025 BI Babel Fokus Sinergi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Babel yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan
TerabasNews, PANGKALPINANG – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BI Babel) telah menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 dengan mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”. Acara tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan BI Babel Beny Okta Tutuarima menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, yang mencerminkan sinergi nyata antara BI dengan berbagai pihak dalam membangun Provinsi Babel. Ia menegaskan bahwa arah strategis BI sejalan dengan panduan Gubernur BI dan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan ekonomi nasional.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 tercatat sebesar 3,21 persen, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya mencapai 0,13 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja lapangan usaha perdagangan, informasi dan komunikasi, serta pertanian. Secara historis, sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan masih mendominasi struktur perekonomian Babel selama satu dekade terakhir.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan didorong oleh konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama, bersama ekspor dan investasi. Perbaikan ekonomi juga dipicu oleh komoditas unggulan seperti timah, CPO, dan perikanan.
Menghadapi 2026, Beny menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya lokal dan penguatan sinergi antarpemangku kepentingan untuk memperluas ekspor, menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Terkait inflasi, hingga Oktober 2025 inflasi Babel tercatat rendah dan stabil sebesar 2,51 persen. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi tekanan jelang akhir tahun dan kondisi cuaca yang tidak menentu. BI Babel akan terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan tujuh program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Daerah (GNPID) untuk menjaga ketahanan pangan daerah.