Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan Data Pendidikan Lulusan Melalui Pembaruan KK
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengambil langkah inovatif, untuk memastikan data kependudukan tetap akurat sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Melalui program jemput bola yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), status pendidikan para siswa yang baru lulus langsung diperbarui dalam Kartu Keluarga (KK).
Program tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis KK yang telah diperbarui oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, kepada perwakilan siswa lulusan SMP Negeri 3 Koba, Selasa (2/6/2026).
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, pembaruan data pendidikan pada KK merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar terhadap kualitas data kependudukan daerah.
Selama ini, lanjut Algafry, banyak warga yang tidak memperbarui status pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah tertentu sehingga data administrasi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
“Ketika anak-anak ini lulus, status pendidikan mereka langsung diperbarui. Misalnya yang sebelumnya tercatat tamat SD, kini berubah menjadi tamat SMP atau sederajat. Ini penting agar data kependudukan kita sesuai dengan kondisi riil,” ujarnya.
Menurut Algafry, data pendidikan yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan. Selain itu, pembaruan data tersebut juga berpengaruh terhadap indikator pendidikan dalam penghitungan IPM.
“Jika status pendidikan tidak diperbarui, maka data statistik akan tetap menunjukkan tingkat pendidikan lama, bahkan berpotensi mengategorikan seseorang sebagai tidak melanjutkan pendidikan,” lanjutnya
“Dengan data yang diperbarui, tingkat pendidikan masyarakat tercatat dengan benar. Ini akan memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap capaian pembangunan manusia di Bangka Tengah,” katanya.
Selain memperkuat basis data kependudukan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong para lulusan agar melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Algafry mengingatkan para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka melanjutkan sekolah, baik ke SMA maupun SMK.
“Jangan sampai berhenti di SMP. Anak-anak harus tetap melanjutkan pendidikan karena sekolah adalah bekal penting untuk masa depan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Koba, Suaibatul Aslamiah, menyebutkan sebanyak 81 siswa dinyatakan lulus pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, lima siswa menerima KK yang telah diperbarui secara simbolis oleh Bupati Bangka Tengah.
Menurut Suaibatul, pembaruan status pendidikan dalam KK juga akan memudahkan proses administrasi saat siswa mendaftar ke sekolah lanjutan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk segera mengurus pembaruan KK sehingga data pendidikan anak sudah sesuai ketika digunakan untuk keperluan pendaftaran SMA atau SMK,” ujarnya.
Ia berharap seluruh lulusan SMPN 3 Koba dapat melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi yang membanggakan.
“Semoga anak-anak terus melanjutkan pendidikan, menjadi generasi yang sukses, berprestasi, dan membanggakan orang tua serta daerah,” pungkasnya.