Bank Indonesia Gelar Bekisah 2026, Fokus Penguatan Ekosistem Halal dan Pemberdayaan UMKM
TerabasNews, PANGKALPINANG – Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung kembali menyelenggarakan kegiatan Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (Bekisah) 2026. Acara tahunan yang masuk dalam penyelenggaraan keenam ini difokuskan pada penguatan ekosistem halal serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan untuk mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat mengenai potensi ekonomi syariah.
“Pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan dalam satu tahun, sehingga kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan sekaligus mengajak seluruh masyarakat menyadari potensi yang besar,” ujar Rommy dalam kegiatan Bincang Media Road to Bekisah 2026, Senin.
Rommy menegaskan bahwa meskipun berlandaskan nilai-nilai Islam, prinsip ekonomi syariah terbuka bagi siapa saja untuk berpartisipasi. Salah satu fokus utama tahun ini adalah penguatan ekosistem halal yang mencakup sektor makanan hingga pariwisata. Bank Indonesia terus mendorong percepatan sertifikasi halal melalui kolaborasi dengan pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan LPPOM MUI.
Sebagai bentuk langkah nyata, pada tahun sebelumnya telah dilakukan pembinaan terhadap 350 Juru Sembelih Halal (Juleha). Tahun ini, sinergi diperkuat termasuk melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) laboratorium halal antara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik dengan perguruan tinggi mitra.
Bekisah 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 24–26 April 2026 bertempat di Masjid Kubah Timah Pangkalpinang. Pemilihan lokasi ini memiliki makna simbolis sebagai ikon kota yang terletak di titik nol kilometer serta mencerminkan semangat toleransi. Rangkaian kegiatan akan meliputi bazar UMKM, literasi keuangan syariah, festival ekonomi syariah, hingga tabligh akbar.
Rommy berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif, tidak hanya dalam memperkuat ekonomi syariah, tetapi juga dalam mempererat silaturahmi antarumat beragama. (**)