CV TMR Bagi-Bagi 6 Ton Beras dan Bantu Pembangunan Masjid di Bukit Layang
TerabasNews, Bakam – Imbauan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, agar badan usaha semakin peduli terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mulai membuahkan hasil. Salah satunya ditunjukkan CV Tri Mitra Resources (TMR), perusahaan mitra PT Timah Tbk yang beroperasi di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.
Sebagai bentuk komitmen sosial, CV TMR menyerahkan bantuan CSR berupa enam ton beras dan bahan bangunan untuk mendukung penyelesaian pembangunan Masjid Shirothol Mustaqim Desa Bukit Layang. Bantuan tersebut meliputi 1.200 kampil beras, 10.000 keping batu bata merah, 1.000 sak semen, serta 20 truk atau sekitar 80 kubik pasir bangunan.
“Enam ton beras merek 118 kemasan 5 kilogram telah dibagikan kepada kurang lebih 1.200 kepala keluarga (KK) di empat dusun di Desa Bukit Layang. Bantuan ini merupakan bukti kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat,” ujar Direktur CV TMR, Jhon, didampingi Bayu, usai penyerahan beras di Balai Desa Bukit Layang, Senin (24/11/2021).
Bayu menambahkan, penyerahan CSR tersebut merupakan tindak lanjut imbauan Gubernur Babel pada peringatan HUT Provinsi ke-25. Selain bantuan pangan, pihaknya memenuhi usulan warga dan pemerintah desa terkait dukungan pembangunan rumah ibadah.
“Kegiatan ini implementasi dari imbauan gubernur untuk menyalurkan CSR kepada masyarakat terdampak. Selain beras, kami juga menyalurkan bahan bangunan untuk penyelesaian masjid desa,” jelasnya.
Bayu turut menegaskan bahwa aktivitas CV TMR memiliki legalitas yang jelas sebagai mitra PT Timah Tbk yang bekerja berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Gunung Maras Lestari (GML), yang dikenal sebagai wilayah Kepala Burung.
“Legalitas itu penting bagi kami. Informasi tentang SPK sementara tidak benar. Kami bekerja berdasarkan SPK resmi dari PT Timah,” tegasnya.
Terkait isu sebelumnya mengenai masyarakat dari tujuh desa—Mabat, Mangka, Sempan, Kimak, Kayu Besi, Puding Besar, dan Bakam—yang ingin menambang, Bayu menyatakan kondisi sudah kondusif.
“Saya rasa itu isu yang sempat beredar. Sekarang masyarakat dari tujuh desa tersebut sudah masuk ke blok-blok tambang yang mereka inginkan. Tidak ada larangan dari perusahaan, selama mengikuti prosedur dan mekanisme. Yang jelas, kami tidak pernah menghambat warga untuk menambang,” ujarnya.
Apresiasi Desa Bukit Layang
Kepala Desa Bukit Layang, Surono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi CV TMR yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Atas nama pemerintah desa dan warga, kami berterima kasih atas kontribusi nyata dan kepedulian sosial perusahaan. Enam ton beras telah disalurkan kepada 1.200 KK, masing-masing mendapat 5 kilogram beras berkualitas premium,” ungkapnya.
Panitia pembangunan Masjid Shirothol Mustaqim juga turut menyampaikan ucapan terima kasih. Mereka berharap CV TMR dapat terus menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua BPD Bukit Layang, Teguh Arianto, menilai bantuan tersebut menjadi bukti hadirnya perusahaan tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga mitra pembangunan desa.
“Pembangunan masjid masih memerlukan banyak dukungan. Dan CV TMR tidak hanya beraktivitas menambang di Kepala Burung, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini bukti nyata bahwa mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga peduli dan berkomitmen,” ujarnya.
(rls)