DWP Basel Gelar Edukasi Bahaya Geng Motor untuk Pelajar SMP di Toboali
Terabasnews, Toboali – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bangka Selatan kembali melaksanakan program DWP Natak Sekolah, kali ini mengusung tema “Program Edukasi Bahaya Geng Motor di Kalangan Anak Sekolah Tahun 2025”. Kegiatan digelar di SMP PGRI Toboali, Selasa (18/11/2025).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Anshori, S.A.P., M.Si., dan dihadiri Wakil Ketua DWP Basel Fenny Rosaria Benny Supratama. Hadir pula Kasat Lantas Polres Basel, Widi Tupilia, S.H., sebagai narasumber, Kepala SMP PGRI Toboali Yun Henny, S.Pd., dewan guru, serta para siswa.
Dalam sambutannya, Anshori menyoroti meningkatnya fenomena geng motor di kalangan remaja yang dinilai dapat membahayakan masa depan pelajar.
“Geng motor bisa menyebabkan kecelakaan, tindakan kriminal, hingga merusak masa depan anak-anak yang seharusnya fokus menimba ilmu,” kata Anshori.
Ia menjelaskan tiga tujuan utama program edukasi ini: memberikan pemahaman risiko fisik, psikologis, dan hukum; menumbuhkan kemampuan menolak ajakan negatif; serta mendorong kolaborasi orang tua, sekolah, dan masyarakat menciptakan lingkungan aman bagi pelajar.
“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan karakter. Dengan pengetahuan yang tepat, anak-anak bisa menolak ajakan kekerasan dan memilih jalan yang benar,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan materi dari Satlantas Polres Bangka Selatan tentang bahaya geng motor, konsekuensi hukum, hingga cara pelajar menghindari keterlibatan dalam aktivitas berisiko tersebut.