Tegas dan Rasional

Ketua DPRD Bateng Fasilitasi Pertemuan Orang Tua Korban Dengan Dinas Perlindungan Anak Bateng

0 9

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah Me Hoa, memfasilitasi pertemuan antara orang tua korban asusila yang didampingi oleh Zubaidah Ketua LSM Perempuan dan Anak Bangka Belitung, dengan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dede Lina, di ruang kerja Ketua DPRD Bangka Tengah, Senin (19/9/2022 )

Di ketahui sebelumnya, terjadi kasus asusila yang dilakukan remaja 15 tahun asal Bangka Tengah. Dari kejadian tersebut sang pelaku tak ditahan lantaran tak ruang tahanan anak.

Karena hal tersebut, Orang tua Korban ingin berkoordinasi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membahas alasan pelaku tak ditahan.

Mendengar hal tersebut, Ketua DPRD Bangka Tengah langsung memfasilitasi pertemuan antar orang tua korban dan kepala DPPKBPPPA.

“Saya ditelpon orang tua korban, minta dipertemukan dengan bu Dede. Langsung saya fasilitasi aja diruangan saya, ” ucap Me Hoa kepada intrik.

Karena hal tersebut Ketua DPRD Bangka Tengah mengundang ibu Zubaidah untuk saling berbagi informasi selama pendampingan pada Korban.

“Kita ajak ketua LSM Perlindungan anak provinsi untuk menjelaskan semuanya dan melakukan pendampingan agar tidak salah tafsir, ” ujarnya.

Setelah mendapatkan pendampingan, Mehoa bersama Ketua LSM Perlindungan Anak dan orangtua korban bertemu Kepala Dinas serta kabid terkait nya ke Ruangannya untuk berdiskusi dan klarifikasi jika terdapat miskomunikasi.

Tak hanya itu, pihak Polres Bangka Tengah juga dilibatkan agar mengutus Bidang Terkait yg selama ini menangani kasus anak ini.

Me Hoa menyebutkan, wakil rakyat memang tidak mempunyai wewenang untuk memberikan keputusan terhadap kasus asusila tersebut, namun langkah ini sebagai upaya untuk membantu Orang Tua Korban merasa nyaman dan merasa di atensi.

“Mungkin bukan ranah kita, tapi ini adalah keluhan masyarakat kita. Jadi kita harus bantu sebisa mungkin,” tuturnya.

Hal ini dilakukan, karena memang orangtua korban bercerita dengan sedih kepada Ketua DPRD atas kejadian yang dialami anaknya.

“Setidaknya kita memberikan rasa nyaman dan berbela rasa dengan membesarkan hati mereka, Ibunya pasti psikisnya hancur anaknya dilecehkan, tapi pelaku tak ditahan. Makanya kita mau kasih dia kepercayaan bahwa pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku,” terangnya.

Lanjut Me Hoa, Ia berharap dengan adanya pertemuan ini dengan para pihak terkait, orang tua Korban merasa lega dan percaya dengan lembaga dan Instansi-instansi penegak hukum.

“Ya semoga ketemu jalan keluarnya bagi orang tua korban. Kita selalu kuatin keluarga korban,” pungkasnya Me Hoa. (ADV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.