Tekan Stunting dan Jamin Kesehatan Ibu Hamil,Pemkot Pangkalpinang Alokasikan Anggaran Kesehatan
TerabasNews, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalokasikan anggaran khusus di bidang kesehatan guna menekan angka stunting sekaligus menjamin kesehatan ibu hamil dan bayi di wilayahnya. Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyampaikan hal ini pada Rabu, menegaskan bahwa pemenuhan anggaran kesehatan merupakan kewajiban dan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
“Program bagi ibu hamil dan penanganan stunting kita masukkan dalam anggaran bidang kesehatan Kota Pangkalpinang. Kita sudah memenuhi besaran anggaran ini karena merupakan kewajiban pemerintah daerah,” ujar Saparudin.
Layanan kesehatan yang didukung mencakup penguatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit, serta jaminan BPJS Kesehatan yang kini telah mencapai cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage/UHC).
Pemerintah daerah menetapkan standar pemeriksaan kehamilan bagi setiap ibu hamil, yaitu minimal enam kali di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, serta pemeriksaan USG setidaknya dua kali selama masa kehamilan.
“Bagi ibu hamil, sejak awal kehamilan hingga melahirkan, diwajibkan memeriksakan kesehatan minimal enam kali di sembilan puskesmas maupun rumah sakit yang ada di kota ini. Kami juga membuat gerakan agar mereka melakukan pemeriksaan USG setidaknya dua kali,” jelasnya.
Selain pemeriksaan rutin, Pemkot Pangkalpinang juga memprogramkan pemberian gizi tambahan, vitamin, dan susu bagi ibu hamil sebagai langkah pencegahan stunting sejak dalam kandungan. Program ini digerakkan secara rutin melalui 121 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang tersebar di seluruh wilayah kota, dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).
“Gerakan ini kita gencarkan secara rutin di 121 posyandu melalui pasukan dari DP3AKB agar jangkauan pelayanan kepada ibu hamil dan balita semakin efektif,” tambah Saparudin.
Melalui dukungan anggaran dan jangkauan layanan yang lebih luas, Pemkot Pangkalpinang berharap angka stunting dapat terus ditekan dan setiap ibu serta anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. (**(