Tegas dan Rasional

Pemerintah Kota Pangkalpinang Gaungkan Germas, Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bangunkan Budaya Hidup Sehat

0 226

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang secara resmi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sebagai langkah strategis mewujudkan warga yang sehat, sejahtera, dan produktif.

Ajakan tersebut disampaikan melalui sambutan Wali Kota Pangkalpinang yang dibacakan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Perekonomian, dan Pembangunan, Devy Ingson, pada kegiatan pelaksanaan GERMAS di wilayah Kota Pangkalpinang.

“GERMAS bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, sekolah, hingga seluruh lapisan masyarakat,” tegas Devy.

Ia menjelaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat untuk mengubah paradigma kesehatan, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif dibandingkan pengobatan. Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan memprioritaskan pencegahan penyakit sebagai investasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan kesehatan menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional. Dalam visi Indonesia Emas 2045 dan agenda pembangunan Asta Cita, pemberdayaan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing menjadi prioritas nasional,” tambahnya.

Devy menekankan bahwa masyarakat yang sehat menjadi fondasi tak terpisahkan bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan ketahanan keluarga, serta kemajuan daerah.

Namun, tantangan kesehatan di Kota Pangkalpinang saat ini masih cukup kompleks. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Tahun 2025, tercatat sebanyak 19.003 kasus hipertensi dan 5.006 kasus diabetes melitus. Selain itu, kasus penyakit jantung, stroke, obesitas, hingga kanker juga menunjukkan peningkatan, sementara penyakit menular tetap harus diwaspadai.

Kondisi tersebut diperberat oleh pola hidup masyarakat yang kurang aktif bergerak, konsumsi makanan kurang sehat, kurang waktu istirahat, serta rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Terkait hal ini, Devy mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan saat seseorang merasa sakit, melainkan harus menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Ia juga menyoroti peran sentral keluarga sebagai unit terkecil dalam membentuk budaya tersebut.

“Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan teladan kepada anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat, aktif bergerak, tidur cukup, tidak merokok, serta menjauhi perilaku berisiko. Jika keluarga sehat, maka masyarakat akan menjadi lebih kuat dan tangguh,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh unsur pelayanan kesehatan yang telah berdedikasi dalam memberikan edukasi, pelayanan, dan pendampingan kepada masyarakat.

Untuk keberhasilan program ini, Wali Kota Pangkalpinang mengajak Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, media massa, dan seluruh warga untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

“Program kesehatan tidak akan berhasil jika berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat agar terbangun ekosistem masyarakat yang sadar, peduli, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan,” tutup Devy, menyampaikan harapan agar GERMAS menjadi gerakan nyata yang terwujud dalam keseharian demi terciptanya Kota Pangkalpinang yang sehat, maju, dan berkelanjutan. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.