Sekda Bangka Tengah: Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Muhasabah dan Perbaikan Diri
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Sebanyak 60 santri dan santriwati dari Desa Keretak dan Desa Keretak Atas mengikuti Khataman Al-Qur’an Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al-Ihsan Desa Keretak, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Tahun Baru Islam, Kita Tingkatkan Iman dan Takwa” tersebut berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta para orang tua peserta.
Khataman Al-Qur’an ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan keagamaan yang dilakukan di kedua desa sekaligus menjadi momentum menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.
“Peringatan Tahun Baru Islam sejatinya adalah momentum muhasabah bagi kita semua. Melihat kembali perjalanan tahun lalu, memperbaiki diri, dan menguatkan takwa kepada Allah SWT. Jadikan 1 Muharam sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Nizam mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, khataman Al-Qur’an tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga bagian dari upaya mencetak generasi yang berakhlak dan berpegang teguh pada ajaran Islam.
Ia juga memberikan motivasi kepada para santri yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an agar terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Saya ucapkan selamat kepada anak-anak kita yang hari ini khatam Al-Qur’an. Jadikan ini sebagai bekal pegangan hidup, cintai terus kitab suci ini dan amalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain khataman Al-Qur’an, kegiatan peringatan Tahun Baru Islam tersebut juga diisi dengan ceramah agama dan penyerahan santunan. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda dan memperkuat syiar Islam di lingkungan desa.