Tegas dan Rasional

Peringatan Bulan Bung Karno, Rudianto Tjen: Fokus Perjuangan Kini Atasi Kemiskinan dan Sejahterakan Rakyat

0 274

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Rudianto Tjen, menegaskan bahwa peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar momen mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan, melainkan juga sarana untuk memperkuat semangat seluruh kader partai dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Rudianto, rangkaian kegiatan peringatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan Juni sebagai upaya mengingat kembali nilai-nilai luhur perjuangan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.

“Setiap bulan Juni kita menggelar rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Tujuannya agar masyarakat, mahasiswa, dan kader partai dapat memahami kembali semangat perjuangan dalam memerdekakan Republik Indonesia,” ujar Rudianto.

Ia menambahkan bahwa semangat perjuangan tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata, yaitu melalui upaya meningkatkan taraf hidup rakyat, memberantas kemiskinan dan kebodohan, serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Rudianto menegaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi bangsa saat ini adalah kemiskinan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk tidak bersikap pasif, melainkan aktif mengidentifikasi dan mengadvokasi kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Musuh kita saat ini adalah kemiskinan. Tugas kader adalah mendata kondisi warga di daerahnya masing-masing, mulai dari jumlah keluarga miskin, warga yang belum memiliki kepesertaan BPJS, hingga yang belum terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dan lain sebagainya,” tegasnya.

Data yang dikumpulkan tersebut nantinya akan menjadi dasar perjuangan bagi kader yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif, guna memastikan masyarakat dapat memperoleh hak-hak dan layanan yang seharusnya diterima. Selain itu, ia juga menyoroti kondisi kelompok rentan seperti para janda yang belum memiliki penghasilan tetap, serta mendorong kader untuk membantu mereka mengakses berbagai program bantuan sosial yang tersedia.

“Itulah tugas utama kita saat ini, membantu mengatasi persoalan yang dihadapi rakyat. Kondisi yang kita alami saat ini memang memerlukan perhatian dan penanganan bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rudianto juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membahas kondisi ekonomi dan keuangan nasional. Ia mengajak para mahasiswa yang hadir untuk mengkaji dan memverifikasi sendiri data yang disampaikan agar diskusi berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Para mahasiswa dapat mencari dan memeriksa data tersebut secara mandiri melalui internet, sehingga tidak ada pihak yang menganggap informasi itu tidak benar atau hoaks. Semua data terbuka dan dapat dikaji bersama,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa terdapat berbagai tantangan yang sedang dihadapi bangsa saat ini. Namun, ia menekankan agar seluruh pihak tetap fokus mencari solusi, bukan saling menyalahkan atau memicu perpecahan.

“Kita tidak perlu memprovokasi situasi. Yang harus dilakukan adalah bersama-sama mencari jalan keluar untuk menyelesaikan setiap persoalan. Fokus pada solusi, bukan pada mencari kesalahan,” tegasnya.

Rudianto juga menyampaikan bahwa berbagai masukan dan pandangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk ke forum DPRD dan DPR RI, guna dirumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Seluruh masukan yang diterima akan saya bawa hingga ke Jakarta untuk didiskusikan lebih lanjut. Tujuannya adalah mencari solusi terbaik bagi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.