Algafry Rahman: Puskesmas Tetap Buka Saat Lebaran, Pelayanan Harus Siaga
TerabasNews,BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengapresiasi kesiapan aparat keamanan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan perayaan Idul Fitri tahun ini.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar oleh Polres Bangka Tengah dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, Kamis (12/3/26).
Menurut Algafry, pengamanan Idul Fitri tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh unsur, baik TNI, Polri maupun pemerintah daerah dan stakeholder lainnya.
“Alhamdulillah ini bentuk sinergitas. Kita tidak bisa berjalan sendiri, sehingga perlu kerja sama semua pihak yang terlibat, baik TNI, Polri maupun seluruh stakeholder, termasuk pemerintah daerah melalui dinas perhubungan, dinas kesehatan serta instansi lainnya,” kata Algafry.
Ia memastikan pelayanan kesehatan selama masa libur Idul Fitri tetap berjalan. Puskesmas maupun rumah sakit di Bangka Tengah tetap siaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Puskesmas tetap buka dan saya pastikan tidak ada rumah sakit yang tutup. Kita harus siaga memberikan dukungan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri,” ujarnya.
Algafry juga mengajak masyarakat untuk merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan namun tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku.
“Sesuai tema hari ini, mudik aman keluarga bahagia. Kita rayakan kemenangan ini dengan kebahagiaan, tetapi tetap tertib dan menjaga ketertiban bersama,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan.
“Kalau mudik, minimal sampaikan kepada tetangga atau RT bahwa rumah kita kosong. Ini penting agar lingkungan sekitar bisa ikut membantu menjaga,” jelasnya.
Selain itu, Algafry juga menyinggung isu penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menjadi kekhawatiran di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM di Bangka Tengah dalam kondisi aman.
“Saya tegaskan BBM aman. Jangan sampai masyarakat melakukan panic buying atau membeli berlebihan karena terpengaruh informasi yang beredar di media sosial,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau menjual BBM dengan harga lebih tinggi.
“Kalau memang ada yang melakukan penimbunan atau memanfaatkan situasi dengan menjual lebih mahal, tentu akan ditindak tegas. Saya juga sudah sampaikan kepada Kapolres agar hal tersebut segera ditindak jika ditemukan,” pungkasnya.