Tegas dan Rasional

Pemkab Bangka Selatan Siapkan Rehabilitasi 500 Hektare Lahan Sawah pada 2026

0 1,088

Terabasnews, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan berencana meningkatkan luas tanaman pangan melalui program rehabilitasi dan optimalisasi lahan pertanian yang kurang produktif di sejumlah kecamatan.

Program tersebut difokuskan pada penataan kembali lahan sawah yang dinilai belum optimal, termasuk pemanfaatan lahan tidur, guna mendorong peningkatan produksi pangan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Bangka Selatan Risvandika mengatakan, pihaknya telah mengajukan rencana perluasan lahan sawah pada 2026 dengan total luas sekitar 500 hektare. Lahan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Toboali, Pulau Besar, Airgegas, dan Kepulauan Lepar.

“Pengoptimalan lahan dilakukan melalui rehabilitasi lahan sawah yang kurang produktif serta pemanfaatan lahan tidur agar dapat kembali difungsikan sebagai lahan pertanian pangan,” kata Risvandika, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, rehabilitasi lahan meliputi penataan kembali lahan, perbaikan struktur tanah, serta penyempurnaan sarana pendukung pertanian agar lahan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.

Selain itu, DPPP Bangka Selatan juga menekankan pentingnya perbaikan sistem irigasi dan pengairan, termasuk pembangunan serta pembenahan saluran drainase sebagai faktor utama keberhasilan rehabilitasi lahan sawah.

“Dengan irigasi dan drainase yang baik, lahan sawah yang sebelumnya kurang produktif atau bahkan tidak diolah dapat dioptimalkan kembali. Ketersediaan air yang cukup menjadi kunci agar lahan dapat dikelola secara berkelanjutan dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi,” ujarnya.

Risvandika menuturkan, peningkatan luas lahan sawah tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produksi tanaman pangan, khususnya padi yang selama ini menjadi komoditas utama di Bangka Selatan.

“Selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian petani melalui peningkatan hasil panen dan terbukanya kesempatan kerja di sektor pertanian, sehingga ketersediaan pangan daerah semakin terjamin,” katanya.

Ia berharap rencana rehabilitasi dan perluasan lahan sawah tersebut dapat segera direalisasikan agar petani semakin bersemangat dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Harapan kami program ini bisa segera berjalan dan petani semakin bergairah mengelola persawahan demi mendukung ketahanan pangan Bangka Selatan,” pungkas Risvandika.

Leave A Reply

Your email address will not be published.