Categories: DPRD

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) Eddy Iskandar menyambut baik atas pemulangan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Myanmar.

TerabasNews – Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak Politisi Golkar Babel Eddy Iskandar ini dapat bertemu dengan dua orang korban TPPO Myanmar.

“Dengan bantuan dari pak Fitriansyah, juga setelah komunikasi dengan Wakil Mentri P2MI Cristhina Aryani juga perkenan dari kepala BPTC ibu Ani, saya bisa bertemu dengan warga Babel korban TPPO Myanmar pada hari ini,” ungkap Politisi Dapil Kota Pangkalpinang ini saat berkunjung ke Jakarta Pada Rabu 5 Maret 2025

Selain itu, Eddy Iskandar pun menceritakan bahwa dua orang korban TPPO telah kembali ke Indonesia sejak tanggal 2 Maret lalu.

“Alhamdulillah ada 2 orang korban TPPO yang sudah kembali ke Indonesia sejak tanggal 2 Maret yang lalu, yaitu atas nama Yulian dan Reza, keduanya berasal dari Pangkalpinang. Dan hari ini sudah diperkenankan untuk dapat kembali ke keluarganya masing masing, Yulian sudah pulang ke pangkalpinang dengan pesawat siang tadi, sedangkan Reza, sore ini akan kerumah keluarganya di jakarta,” katanya.

Tak hanya itu, Dikabarkan bawha masih ada warga Babel yang masih di Myanmar dengan proses pemulangan termaksud teman Reza.

“Dari informasi yang diceritakan Reza, masih ada warga babel yang masih di Myanmar yang sedang dalam proses pemulangan, termasuk teman ketika pertama kali reza berangkat ke Myanmar,” ujar Eddy Iskandar.

Dengan begitu, Eddy Iskandar merasa bersyukur atas kepulangan warga Babel dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya

“Saya dan kita semua bersyukur karena dalam keadaan sehat dan semoga semuanya dapat segera berkumpul kembali dengan keluarganya di Babel,” pungkasnya.

Eddy Iskandar pun menyarankan kepada pihak pemerintah khususnya kepada OPD Terkait untuk mencegah peristiwa ini kembali terjadi dan harus menyiapkan individu yang siap bekerja di luar negeri.

Baca Juga:
Safari Ramadan Pemkab Belitung Resmi Dibuka, Begini Kata Bupati Belitung!

“Penting bagi pemerintah provinsi, bukan hanya menyelesaikan secara hukum TPPO ini, tetapi adalah bagaimana untuk mencegah terjadinya TPPO. Ini tentu menjadi tugas Disnaker dalam menyiapkan individu-individu yang secara keahlian memadai dan secara bahasa juga memahami. ketika menerima tawaran kerja di luar negeri mereka sudah siap skil dan bahasanya sehingga tidak mudah tertipu,” tutupnya.***

TerabasNews

Recent Posts

PBB Jadikan Kejuaraan Drag Bike di Bangka Bagian Perayaan Milad ke-28, Bidik Kebangkitan Menuju Pemilu

TerabasNews, BANGKA – Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB),…

14 hours ago

Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Gubernur Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Massal 3.300 Bibit di Pantai Menuang

​TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mempertegas komitmennya dalam memulihkan…

21 hours ago

Milad Ke-28 PBB Berlanjut, Kejuaraan Drag Bike 201 Meter Digelar di Bangka

TerabasNews, PANGKALPINANG – Rangkaian peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) berlanjut dengan menggelar Kejuaraan…

1 day ago

Wujudkan ‘Babel Berdaya 2029’, Gubernur Hidayat Arsani Instruksikan BPBD Sigap Salurkan Air Bersih

TerabasNews, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

1 day ago

PLN Electric Run Kembali Hadir, Siap Dorong Kampanye Hidup Sehat dan Transisi Energi

TerabasNews, Jakarta, 25 Juli 2026 - PT PLN (Persero) siap menggelar PLN Electric Run 2026…

2 days ago

Khitanan Massal Jadi Tradisi Tahunan, PT TIMAH Dukung Kegiatan Sosial di Desa Air Gantang

TerabasNews, BANGKA BARAT -- PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan…

3 days ago