Categories: Bangka Selatan

Kondisi Sawah Kelompok Di Desa Batu Betumpang Bagai Langit dan Bumi, Petani Harapkan Bupati Tinjau Persawahan

TerabasNews, Bangka Selatan- Kondisi lahan sawah dua kelompok di Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, saat ini bagai langit dan bumi karena perbedaan yang sangat fantastis.

Dengan kondisi yang tidak baik ini,sejumlah petani berharap pak Bupati melakukan kunjungan kerja ke dua lokasi areal persawahan yang mengalami banyak perbedaan itu.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan nampak terlihat ada perbedaan kondisi sawah di Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar yang sangat miris.

Salah satu areal persawahan nampak terlihat kekeringan namun ada juga areal sawah yang terlihat sangat tertata dengan baik mulai dari pengolahan alat pertanian hingga kesuburan padi yang dialiri air dari alat pompanisasi.

Salah satu petani sawah Desa Batu Betumpang Rahmad berharap Bapak Bupati Riza Herdavid bersama wakilnya turun ke lapangan untuk mengatasi permasalahan ini.

“Silahkan datang ke lokasi pak dan lihat perbedaan kondisi sawah kami di kelompok Dungun dengan areal sawah di Kelompok Ulim,keadaannya hampir berbeda seperti langit dan bumi atau berbeda 180 derajat,”katanya. Selasa 20 Agustus 2024.

Ia mengatakan saat ini kondisi persawahan di kelompok Dungun tanahnya sudah hampir retak-retak karena kekurangan air sedangkan kelompok Ulim sawahnya subur.

“Kondisi sawah Ulim nampak subur dan bagus karena ketersediaan air yang cukup sedangkan kelompok sawah Dungun mengalami kekeringan hingga tanah mengalami keretakan,”katanya.

Menurut dia ada yang lebih lucu lagi yaitu diamnya para aparat desa terhadap kondisi ini mulai dari Pj.Kepala Desa hingga para anggota BPD seakan diam seribu bahasa melihat kondisi ini.

“Sebaiknya jangan dibiarkan,atur dengan baik dan seadil-adilnya dalam penggunaan alat pertanian yang diberikan oleh pemda itu,”sarannya.

Ia menjelaskan untuk mesin air juga selalu siaga di kelompok tani Ulim yang lahannya hanya setengah hektar saja berbeda dengan keadaan di sawah Kelompok Tani Dungun.

“Kondisi tanah sawah kami sudah retak karena sudah lama tidak tidak mendapatkan resapan air dan kami hanya bisa pasrah dengan keadaan ini,”ujarnya.

Dirinya berharap Bapak Bupati turun langsung ke lokasi melihat kondisi ini karena perangkat desa tidak peduli walaupun mengetahui persoalan yang terjadi.

“Kemana lagi kami harus mengadu,mohon sekali lagi kepada pak Bupati untuk mengatasi persoalan kami ini,”harapnya. ( AN )

TerabasNews

Recent Posts

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

TerabasNews, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah…

2 days ago

<em>Tim URC Polda Babel Gelar Patroli Di Pangkalpinang, Bubarkan Remaja Nongkrong Hingga Tengah Malam</em>

TerabasNews - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Bangka Belitung menggelar patroli rutin. Patroli dilakukan…

2 days ago

Ketua DPRD Pangkalpinang Bantah Ada Imbalan Usai Kejari Hentikan Kasus SPPD Anggota Dewan‎

‎TerabasNews, Pangkalpinang , — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari)…

2 days ago

<em>PT PLN Apresiasi PT MSP Konsisten Pakai Energi Hijau, Harwendro: Transisi Energi untuk Bangka Belitung</em>

TerabasNews, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung mengapresiasi PT Mitra Stania Prima…

2 days ago

Dorong Ekonomi Desa, PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

2 days ago

Bawaslu Babel Luncurkan “Bawaslu Membelajarkan Volume 2”, Perkuat Pemahaman Masyarakat Kawal Proses Pemilu

TerabasNews, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan program edukasi Bawaslu…

2 days ago