Tegas dan Rasional

Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Bangka Selatan dalam Menggeliatkan Perekonomian dan Menekan Inflasi

0 884

TerabasNews, Bangka Selatan – Guna menggeliatkan perekonomian dan menekan Inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan terus melakukan berbagai upaya mulai dari monitoring harga komoditas strategis secara harian, program bantuan pangan pemerintah, operasi pasar, hingga subsidi ongkos kirim produk ke luar daerah.

“Berbagai program telah kami lakukan seperti program Pangan murah, Aik Bakung, dan Bantuan ke pelaku UMKM. Hal ini di dinilai oleh pusat sebagai salah satu daerah yang berhasil di Indonesia menekan angka Inflasi,” kata Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, Selasa (19/03/2024).

Ia mengatakan, keberhasil pemerintah daerah dalam pengendalian harga dan inflasi di Kabupaten Bangka Selatan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berhasil mendapatkan insentif dari Pusar sebesar Rp 11 Miliar.

“Penghargaan berupa insentif yang diberikan oleh pusat ini tentu akan semakin memotivasi kita agar semakin prima melayani masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Haris Setiawan mengatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama unsur Forkopimda selalu rutin berkoordinasi memantau pergerakan harga sekaligus meninjau ke lapangan. Tidak hanya pasar dan gudang stok, simpul arus distribusi barang seperti terminal dan pelabuhan juga terus dilakukan pemantauan.

“Berkaitan dengan bantuan pangan dan gerakan pangan murah secara kontinu terus digelar. Berdasarkan data Dinas Pertanian, melalui Program Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CCP), telah disalurkan beras sebanyak 171,81 Ton ke 5.727 keluarga penerima,” katanya.

Ia menjelaskan, program CCP ini akan berjalan selama enam bulan dengan jumlah total sebanyak 343,62 Ton Beras. Selain itu, operasi pasar juga juga sudah beberapa kali digelar dengan total volume berkisar 8 Ton. Ini pun akan dilaksanakan kembali dalam beberapa waktu ke depan.

“Secara berkala operasi bazar pangan murah juga sudah menjadi agenda rutin digelar bersamaan dengan kegiatan AIK BAKUNG. Kita meyakini bahwa dampak kegiatan bazar pangan murah bersamaan kegiatan AIK BAKUNG ini efektif berkontribusi menjaga kestabilan harga di desa lokasi AIK BAKUNG dan sekitarnya,” ujarnya.

Selain itu, kata Haris, gerakan pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman cabai bersama pihak terkait juga sudah dikerjakan, bahkan pada Selasa 18 Maret kemaren, dinas pertanian bersama pihak BI sudah melakukan panen Cabai, khususnya di pekarangan Pondok Pesantren Quran Cahaya Desa Rias.

“Setidaknya kita sudah mendapatkan anggaran insentif program ini sebesar 2,8 miliar rupiah. Adapun sasaran program ini akan tersebar ke delapan kecamatan di wilayah Bangka Selatan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, bantuan kepada pelaku UKM dan program gratis ongkos kirim produk UKM juga sudah mulai dilaksanakan. Setidaknya terdapat puluhan UKM yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Kuota pengiriman produk UKM yang saat ini kita sediakan sekitar 1 Ton.

“Semoga program-program tersebut serta disertai dengan program lainnya di lingkungan Pemkab Bangka Selatan dapat terus menggeliatkan perekonomian Bangka Selatan,” pungkasnya. (Andi/Hend)

Leave A Reply

Your email address will not be published.