Bupati Riza Herdavid Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
TerabasNews, Toboali – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, ST., M. Tr. IP, kembali mengambil langkah inovatif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pelaksanaan program penciptaan 250 usahawan baru.
“Program ini bertujuan untuk menggenjot salah satu prioritas janji saya, yakni memberikan bantuan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” katanya Senin (21/8).
Program tersebut akan berfokus pada pelatihan dan bantuan peralatan usaha, serta melibatkan kerjasama antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bangka Selatan.
Bupati Riza mengemukakan bahwa program ini tidak hanya ditujukan kepada pelaku usaha yang telah berjalan, tetapi juga menitikberatkan pada penciptaan usahawan baru di kalangan pelaku UMKM.
“Menciptakan usahawan baru dalam kalangan UMKM adalah sebuah tantangan yang berat, terutama karena sasarannya adalah individu dengan latar belakang ekonomi yang kurang mampu. Oleh karena itu, saya meminta Baznas Bangka Selatan untuk menjadi leading sector dalam program ini,” ungkap Bupati Riza.
Seluruh desa di Kabupaten Bangka Selatan akan menjadi target dalam pelaksanaan program ini. Bupati menargetkan adanya 250 usahawan baru yang akan dihasilkan dari program ini, dengan masing-masing desa atau kelurahan mengajukan 5 calon pelaku usaha baru.
Baznas Bangka Selatan akan melakukan seleksi terhadap usulan penerima program ini berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Bupati Riza juga mengimbau kepada para kepala desa di wilayah Bangka Selatan untuk segera mengajukan calon penerima program ini kepada Baznas.
Dalam informasi yang diperoleh dari Baznas Bangka Selatan, program ini memiliki target mencapai 1000 wirausaha yang tersebar di seluruh wilayah Bangka Selatan. Beberapa jenis usaha yang menjadi fokus program ini antara lain jasa servis HP, jasa pangkas rambut, jasa pencucian kendaraan motor, jasa sablon, dan jasa kuliner UMKM.
Setiap calon pelaku usaha yang terpilih akan mengikuti pelatihan usaha sebelum akhirnya menerima bantuan peralatan usaha. Program ini telah mulai diimplementasikan di beberapa desa, seperti Desa Nangka dan Nyelanding.
Program ini diharapkan tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga menggerakkan ekonomi perdesaan. Melalui berbagai jenis usaha yang dicanangkan, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi di tingkat desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan dorongan positif pada ekonomi lokal.(an)