Tegas dan Rasional

Peduli Anak dan Perempuan, LBH MBK Gandeng Kejari Bateng Berikan Pemahaman Hukum Kepada Emak-Emak

0 69

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Lembaga Bantuan Hukum Milenial Peduli bersama Kejari Bangka Tengah, berikan pemahaman hukum kepada Emak-emak Millenial tentang bahayanya kekerasan fisik dan seksual terhadap anak.

Ketua LBH MBK Dairi, mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada orang tua agar lebih waspada lagi, mengingat saat ini kekerasan fisik dan seksual terhadap anak Matak terjadi.

“Emak-emak Millenial, harus paham dan mengerti tentang hukum agar lebih waspada, sehingga apabila terjadi kekerasan itu tahu apa yang harus dilakukan, dan juga harus berani melaporkan,” ujarnya Sabtu (13/5/23).

Lanjut Dodoy, selain mensosialisasikan tentang pengamanan hukum, ia juga mengingatkan agar selalu bijak dalam bermedia sosial.

“Bermedia sosial itu boleh dan tidak dilarang namun harus bijak. Misalnya, jangan memposting hal yang belum tentu kejelasannya, membuat berita hoax, ujaran kebencian, dan lainnya yang dapat menimbulkan meresahkan di tengah masyarakat,” ujar pria yang biasa di sapa Dodoy ini.

Masih kata Dairi, program LBH Milenial yang bekerja sama dengan Kejari ini, adalah rangkaian dan upaya dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bangka Tengah.

“Emak-emak milenial yang aktif di media sosial harus hati-hati dan juga menjaga anak-anaknya karena banyak penjahat tau tentang kita dan keluarga karena kita tidak bijak dalam bermedia sosial,” terangnya

Ia berharap, dengan adanya sinergi dan sosialiasi ini, masyarakat lebih terdukasi dan mampu bersuara atas kejahatan yang terjadi.

“Semoga dengan ini masyarakat lebih memahami dan mengerti, sehingga bisa menghindari hal-hal yang dapat merugikan nya dan orang lain,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Agung menambahkan, jika perlindungan anak adalah tugas semua elemen dan bukan hanya 1 elemen saja.

“Pencegahan kejahatan apalagi terhadap wanita dan anak adalah tugas bersama. Artinya setiap elemen harus selalu bersinergi dengan baik dalam melindungi anak, untuk itu mari kita sama-sama menjaga sehingga kekerasan terhadap anak dan perempuan bisa diminimalisir,” pungkasnya. (Yan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.