Categories: Pemprov Babel

Pemerintah Ajak Masyarakat Cinta Produk Indonesia

TerabasNews, PANGKALPINANG – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ridwan Djamaluddin menilai rapat koordinasi evaluasi dan tidak lanjut aksi afirmasi pengunaan dan pemanfaatan produk dalam negeri dalam rangka Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang di gelar secara virtual oleh Pemerintah Pusat sangat penting, karena Babel akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat Menteri Pembangunan anggota G20 yang di gelar di Belitung, Rabu (18/05/22).

“Bagus rapatnya, semangat pengunaan produk dalam negeri pasti kita dukung,kita juga akan jadi tuan rumah acara Bangga Buatan Indonesia yang akan di gelar di Belitung,” ujar Pj Gubernur Babel.

Untuk itu, melalui rapat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) dapat melakukan tindakan positif untuk mengembangkan pelaku usaha yang ada, sehingga produknya digemari oleh masyarakat secara global.

Rakor yang di pimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Pandjaitan sesuai arahan Presiden dan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 bahwa percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro,usaha kecil, dan koperasi dalam rangka menyukseskan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia pada pelaksanaan pengadaan barang jasa pemerintah.

“Saat ini baru 44 pemda atau 8,1 persen yang telah menayangkan produk dalam e-katalog
lokal dengan total produk tayang sebanyak 22.614 produk dan 21 pemda yang aktif bertransaksi dengan e-katalog lokal,” ungkap Menkomarves Luhut.

Kendala utama optimalisasi e-katalog lokal menurutnya pada aspek pelaku usaha, kelembagaan, teknologi, SDM, penguna/user, penata pasar, dan keuangan. Arahan Presiden dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2022 kepada pimpinan K/L pemda agar:

  1. Melakukan kontrak belanja PDN melalui e-katalog minimal 40 persen pada akhir tahun 2022;
  2. Mengurangi pembelian produk impor pada pengadaan barang/ jasa serta melakukan pengawasan di lapangan;
  3. Mendorong peningkatan produksi dalam negeri dan percepatan pendaftaran peserta penayangan produk dalam negeri (PDN) di e-katalog dan toko daring dengan target 1 juta produk di akhir tahun 2022;
  4. Membentuk tim program peningkatan pengunaan produk dalam negeri (P3DN), mengelola katalog lokal dan sektoral dan mengunakan transaksi non tunai;
  5. Mengintegrasikan sistem basis data untuk memperbaiki ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah.

Kegiatan ini di oleh para menteri terkait, Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia, BPKP RI, dan undangan lainnya.

Penulis : Hasan.A.M

TerabasNews

Recent Posts

Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Desa Rajik<br>Ditangkap Polisi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)Polres Bangka Selatan dan ResIntel Polsek Simpang Rimba…

2 hours ago

Tega! Diduga Sakit Hati, Pria di Bangka Selatan Tikam Tetangganya Sendiri

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Seorang pria di Dusun Sungai Gusung,Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tega…

2 hours ago

Tingkatkan PAD dan Transparansi, Pemkot Pangkalpinang Uji Coba Sistem Parkir Online PKPsmart

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan penerapan sistem pembayaran parkir berbasis aplikasi…

7 hours ago

Dukung Anak Berkebutuhan Khusus Tumbuh Bermakna, PT TIMAH Gelar Seminar bagi Guru dan Orang Tua di Kabupaten Bangka

TerabasNews, BANGKA -- Dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus (ABK) terus dilakukan…

8 hours ago

PT TIMAH Perkuat Reklamasi Lahan Bekas Tambang untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

TerabasNews, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan reklamasi lahan…

8 hours ago

Dari Masjid hingga Fasilitas Sosial, PT TIMAH Hadirkan Dukungan untuk Kenyamanan dan Kebersamaan Warga

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kehadiran rumah ibadah di tengah masyarakat tidak hanya menjadi tempat menjalankan aktivitas…

8 hours ago