Tegas dan Rasional

Suharto Ajak Pejabat Disparbudkepora Babel Bergerak Cepat

0 16

TerabasNews, PANGKALPINANG – Memasuki pekan kedua pelaksanaan tugasnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suharto mengajak para kepala bidang (kabid) dan pejabat di bawahnya untuk bergerak cepat, pro-aktif, dan mampu berinovasi.

“Agar para kabid lebih mandiri dan diberikan kebebasan untuk bergerak, bekerja lebih percaya diri lagi,” kata Suharto di ruang kerjanya, Senin (21/06/2021).

Menurutnya, beban kerja akan semakin berat dengan adanya penggabungan dinas pariwisata dan kebudayaan dengan dinas kepemudaan dan olahraga menjadi Disparbudkepora. Karena itu perlu didukung oleh aparatur yang mumpuni, mandiri dan bertanggung jawab.

Dirinya berharap pendistribusian kewenangan secara jelas harus dilakukan di lingkup perangkat daerah yang dipimpinnya. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan kesan mendikte dan arogansi dalam pelaksanaan tugas.

Selain itu, kata Suharto, para aparatur harus mampu hilangkan ego sektoral serta meningkatkan koordinasi agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.

Dikatakannya, upaya gerak cepat dimaksudkan dalam merespon perkembangan situasi, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, teliti, cermat dan taat aturan.

Suharto juga menyinggung kegiatan seleksi generasi muda dan pelajar untuk mengikuti Muhibah Budaya Menyusuri Jalur Rempah.

“Babel sudah dikenal dengan rempah, tujuannya mereka akan dididik seminggu dan diajari dari hasil itu akan dijadikan modal pemuda-pemudi babel untuk berlayar ke seluruh wilayah Indonesia,” terangnya.

Setelah berkeliling Indonesia nantinya, tambah mantan Sekretaris DPRD Provinsi Babel ini, para peserta akan berlayar menggunakan KRI Dewa Ruci untuk melihat daerah jalur rempah yg dimiliki Indonesia, salah satunya Bangka Belitung.

Ia berpesan agar peserta diundang ke Babel untuk mendorong promosi sehingga Bumi Serumpun Sebalai dikenal sebagai tuan rumah daerah penghasil rempah yang unggul.

Untuk menjadi peserta kegiatan tersebut, Suharto menjelaskan proses harus melewati seleksi. Dari 47 orang calon peserta yang berasal dari pelajar dan mahasiswa, diseleksi administrasi sehingga menghasilkan 12 orang. Seleksi dilakukan oleh tim yang berasal dari TNI AL, Dinas Kelautan dan Perikanan Babel, serta Lembaga Adat Melayu Babel.

Dari 12 orang itu dilakukan seleksi wawancara oleh juri sehingga ditetapkanlah lima orang terpilih mewakili Babel.

“Kelima orang tersebut memenuhi syarat. Hari ini saya akan melaporkan ke Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud bahwa Babel sudah melakukan seleksi,” tutup Suharto. (rz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.