Tegas dan Rasional

Panen Udang Vaname Tambak Mitra Rakyat Binaan Kodim 0105/Aceh Barat

0 31

TerabasNews – Aceh Barat – Tambak udang vaname di Tambak Mitra Rakyat Binaan Kodim 0105/Abar bertempat di Desa Suak Seuke, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, memasuki panen tahap akhir. Setidaknya 24 ton hasil siap untuk memasuki pasar international. Meski sebelumnya penjualan sempat menurun, membaiknya kondisi pasar membuat para petambak mulai memaksimalkan kembali produksi.

Jumlah kolam di salah satu area tambak tersebut mencapai 27 kolam, yang berisikan 10 ribu bibit udang setiap kolamnya. Farm di Desa Suak Seuke bernama Mitra Rakyat merupakan binaan Kodim 0105 Aceh Barat, yang kini dipergunakan untuk membantu ekonomi masyarakat sekitar dengan memperkerjakan mereka secara bergilir.

Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf. Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P, mengatakan, jumlah serapan tenaga kerja lokal di tambak udang vaname binaannya itu mencapai 50 persen lebih untuk karyawan tetap. Itu berbeda dengan tenaga kerja tambahan saat musim panen tiba.

“Farm mitra rakyat ada tiga blok, dalam satu bloknya itu membutuhkan pekerja 10 sampai 12 orang, berarti kalau tiga blok sudah mengakomodir 30 orang. Itu baru pekerja internal sendiri belum dikaitkan dengan pekerjaan lain. Pekerja lokal yang ditampung saat ini berkisar 50 persen lebih per kolam dari jumlah seluruhnya,” kata Dimar.

Hasil 24 ton pada panen kali ini, hanya 9 kolam saja yang baru di panen, sementara kolam lainnya masih memasuki tahap awal pemeliharaan. Di maksimalkan produksi semua kolam yang ada, tak lain, upaya Kodim setempat melibatkan masyarakat agar bisa memanfaatkan lahan dan potensi yang ada di tengah pandemi saat ini. Selain menjadi pekerja, warga sekitar juga dibina untuk bisa mandiri ke depannya.

“Ini juga sebagai Langkah membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19, karena itu yang menjadi sasaran utama kami, memanfaatkan potensi yang selama ini belum terkelola dengan baik, kemudian memberdayakan masyarakat memberikan manfaatnya juga,” katanya.

Dijelaskannya, selama ini Udang Vaname asal Aceh Barat hanya memasuki beberapa Negara di Eropa, Cina dan Jepang, sebagai target utama konsumen. Meski sempat turun harganya beberapa waktu lalu, kini sudah membaik kembali.

Untuk kualitas udang sendiri kini cukup baik, sehingga hasilnya dapat lebih banyak dari pada panen sebelumnya yang hanya berkisar pada angka 16 sampai 20 Ton untuk 9 Kolam, dengan Size udang mencapai ukuran 27.

“Pasarnyapun cukup mudah, karena ini pasarnya ekspor. Jadi kita ekspornya ini satu titik dari Medan, Sumatera Utara. Jadi barang ini kita bawa ke medan kemudian masalah packing dan lainnya dari pengusaha di medan. Harga untuk saat ini memang stabil, walaupun tidak berada di satu titik yang tinggi. Harga udang dalam perkilonya mencapai Rp 80 ribu per Kilogram,” ungkapnya.

Turut hadir dalam panen raya Udang Vaname diantaranya Kapolres AKBP Andranto Argamuda S.I.K, Waket II DPRK H. Kamaruddin SE, Staf Ahli Bupati Abar H. dr. M. Furqonsyah, Rektor UTUN Prof. DR Jasman J. Ma’aruf. SE., M.B.A, Ketua STAIN TDM Dr. Inayatillah, M. Ag dan undangan lainnya. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.