Tegas dan Rasional

Dinkes Pangkalpinang Imbau Masyarakat Waspada dan Terapkan Perlindungan Diri Hadapi Hujan Abu Vulkanik

0 793

TerabasNews, PANGKALPINANG — Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun senantiasa waspada terhadap potensi dampak kesehatan akibat hujan abu vulkanik dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri dan lingkungan yang tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Hisar Mangoloi Manalu, menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya di Pangkalpinang, Senin (7/9/2026). Menurutnya, masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung guna menghindari paparan debu yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri saat terjadi hujan abu,” tegas dr. Hisar.

Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, Dinkes menyarankan wajib menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut secara rapat serta mengenakan kacamata pelindung guna mencegah partikel abu masuk ke saluran pernapasan dan mengiritasi mata. Masyarakat juga dihimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya setelah terpapar abu vulkanik.

Selain perlindungan diri, masyarakat diingatkan untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan menutup rapat pintu, jendela, serta ventilasi selama hujan abu terjadi. Abu yang menempel di lingkungan atau bangunan disarankan dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan agar debu tidak beterbangan dan kembali terhirup. Untuk membersihkan perabotan rumah tangga, disarankan menggunakan lap basah atau penyedot debu guna mencegah abu menyebar kembali ke udara.

Warga juga dianjurkan mencuci tangan dan wajah dengan sabun setelah beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan. Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok anak-anak dan lansia yang dinilai lebih rentan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan abu.

Pihak Dinkes menegaskan agar masyarakat tidak menyapu atau membersihkan abu dalam kondisi kering, karena hal tersebut akan membuat debu beterbangan dan mudah terhirup kembali.

“Kunci utamanya adalah tetap tenang, tidak panik, namun disiplin menerapkan langkah-langkah perlindungan. Dengan penggunaan masker, kacamata, dan menjaga kebersihan yang benar, dampak hujan abu dapat diminimalisir,” ujar dr. Hisar.

Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terkini serta panduan yang diperlukan kepada masyarakat melalui saluran komunikasi resmi instansi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.