Tegas dan Rasional

Soroti Kesenjangan Harga Sawit, Yogi Maulana Desak Perusahaan Perhatikan Nasib Petani

0 285

TerabasNews, PANGKALPINANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung dari Fraksi Gerindra, Yogi Maulana, menyoroti pentingnya peran perusahaan kelapa sawit agar tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan semata. Ia menegaskan bahwa keberadaan industri tersebut seharusnya juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan yang diterima terkait rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dibeli oleh perusahaan di sejumlah wilayah.

Menurut Yogi, kondisi ini menjadi persoalan serius mengingat mayoritas masyarakat di daerah tersebut menggantungkan hidup dari sektor perkebunan. Ia menyebut lebih dari 60 persen warga Bangka Belitung merupakan petani sawit yang menjadi penggerak roda perekonomian daerah.

“Perusahaan jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan nasib masyarakat. Petani sawit adalah tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Yogi.

Soroti Kesenjangan Harga Antar Wilayah

Selain soal orientasi bisnis, Yogi juga menyoroti adanya perbedaan harga TBS yang cukup signifikan antarwilayah di Bangka Belitung. Di Kabupaten Belitung, harga TBS disebut sudah menembus di atas Rp3.000 per kilogram. Sementara itu, di sejumlah daerah di Pulau Bangka, harga masih berada di bawah angka tersebut.

Kesenjangan ini dinilai tidak wajar dan perlu mendapat perhatian serius. Yogi bahkan menyinggung adanya salah satu perusahaan di wilayah Simpang Rimba yang kerap menetapkan harga lebih rendah dibandingkan perusahaan lainnya.

Minta Penegak Hukum Turun Tangan

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Yogi meminta aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan kejaksaan, untuk ikut turun tangan melakukan pengawasan. Hal ini dilakukan agar mekanisme penetapan harga TBS berjalan lebih adil dan tidak merugikan pihak petani.

“Harus ada pengawasan agar harga sawit lebih berpihak pada kesejahteraan petani, bukan justru sebaliknya,” tegasnya.

DPRD berharap adanya langkah konkret dari berbagai pihak untuk memastikan stabilitas harga sawit, sehingga para petani dapat merasakan hasil yang layak dari usaha yang mereka jalankan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.