Disdikbud Pangkalpinang Ganti Ekskul dengan Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan 1447 H
TerabasNews, Pangkalpinang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang telah resmi menetapkan penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini mulai berlaku sejak awal bulan Ramadhan dan akan berlangsung selama satu bulan penuh.
Dalam surat edaran yang dikeluarkan Rabu (11/3/2026), kegiatan ekstrakurikuler (ekskul), olahraga, serta kegiatan fisik lainnya ditiadakan dan digantikan dengan berbagai kegiatan keagamaan. Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kota Pangkalpinang, Hermaini, menjelaskan bahwa penyesuaian ini bertujuan agar siswa dapat lebih fokus menjalankan ibadah sambil tetap melaksanakan kegiatan belajar sesuai dengan jadwal yang telah disesuaikan.
“Ini merupakan agenda tahunan rutin yang kami laksanakan setiap bulan Ramadhan. Kami menitikberatkan kegiatan kepada aspek keagamaan, di mana ekskul digantikan dengan pesantren kilat, tadarussan, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Hermaini.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan seluruh sekolah untuk lebih meningkatkan nilai keimanan dan ketaqwaan para siswa dengan cara yang kreatif dalam menyusun agenda harian. Beberapa contoh kegiatan yang dapat diimplementasikan antara lain membaca Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar dimulai, mendengarkan kultum, maupun menggelar lomba-lomba religi.
Meskipun nuansa Islami sangat kental selama bulan Ramadhan, Hermaini menegaskan bahwa toleransi tetap menjadi prioritas utama di lingkungan pendidikan Kota Pangkalpinang. Siswa yang beragama non-Muslim tetap diberikan ruang untuk beraktivitas sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, dengan jaminan tidak akan terjadi diskriminasi selama proses belajar mengajar.
“Untuk siswa non-Muslim, mereka dapat menjalankan kepercayaan masing-masing dan seluruh pihak diharapkan saling menghargai. Kami juga mengimbau agar mereka tidak makan atau minum di depan teman yang sedang berpuasa sebagai bentuk penghormatan yang saling menghargai,” pungkasnya. (**)