Tegas dan Rasional

Mengenal Profesi TI dan Pilihan Karier sebagai UI/UX Designer

0 262

Perkembangan teknologi membuat pekerjaan di bidang Teknologi Informasi semakin luas. Pekerjaan di bidang TI tidak hanya berkaitan dengan membuat program, tetapi juga mencakup pengelolaan sistem, data, keamanan, desain, hingga pengembangan produk digital. Hal tersebut menunjukkan bahwa manusia atau brainware tetap menjadi bagian penting dalam sebuah sistem komputer. Brainware adalah semua orang yang terlibat dalam pemanfaatan teknologi komputer, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam menjalankan sistem komputer, manusia memiliki enam fungsi utama. Pertama, mengoperasikan, contohnya mahasiswa menggunakan aplikasi untuk mengerjakan tugas. Kedua, mengelola dan memelihara, misalnya teknisi menjaga komputer agar tetap dapat digunakan. Ketiga, merancang dan mengembangkan, contohnya programmer membuat aplikasi baru. Keempat, menganalisis, seperti data analyst yang mengolah data untuk membantu pengambilan keputusan. Kelima, memberi dukungan, misalnya IT Support membantu ketika pengguna mengalami masalah pada perangkat atau jaringan. Keenam, menjaga keamanan, contohnya cybersecurity analyst melindungi sistem dari serangan dan akses yang tidak diinginkan.

Dalam dunia kerja, terdapat banyak profesi TI dengan tanggung jawab yang berbeda. System Administrator bertugas menjaga server, jaringan, dan layanan tetap berjalan. Programmer menulis, menguji, serta memperbaiki kode. Software Tester atau QA bertugas menemukan bug dan memastikan perangkat lunak bekerja sebelum digunakan. Data Analyst mengolah data menjadi informasi yang dapat membantu pengambilan keputusan. Sementara itu, UI/UX Designer merancang tampilan dan pengalaman pengguna agar sebuah sistem mudah digunakan.

Dari berbagai profesi tersebut, UI/UX Designer merupakan salah satu profesi yang saya inginkan. Saya tertarik karena pekerjaan ini menggabungkan teknologi dengan kreativitas dan desain. UI/UX Designer tidak hanya membuat tampilan yang menarik, tetapi juga perlu memahami kebutuhan pengguna dan merancang alur yang mudah dipahami. Menurut saya, bidang ini sesuai dengan ketertarikan saya terhadap desain sekaligus memberikan kesempatan untuk tetap berkembang di bidang teknologi.

Salah satu keterampilan yang perlu saya bangun adalah kemampuan menggunakan Figma dan memahami proses perancangan UI/UX. Selain kemampuan teknis, saya juga perlu meningkatkan kemampuan memahami kebutuhan pengguna, membuat wireframe, prototype, serta melakukan usability testing. Hal tersebut juga terlihat dari persyaratan lowongan Intern UI/UX Designer di PT Neural Technologies Indonesia, yang mencantumkan kemampuan Figma, wireframing, prototyping, usability testing, graphic design, serta pemahaman dasar UI/UX. Lowongan tersebut ditujukan bagi minimal mahasiswa tingkat akhir atau lulusan D3/S1 dan mencantumkan pengalaman proyek UI/UX sebagai salah satu persyaratan.

Pada akhirnya, bidang TI tidak hanya tentang kemampuan membuat program. Setiap profesi memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun sebuah sistem. Karena itu, mengenali minat dan keterampilan sejak awal dapat membantu menentukan arah karier yang ingin dikembangkan di masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.