Wujudkan Lingkungan Kerja Aman, PLN UIW Babel Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai
TerabasNews, PANGKALPINANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) terus memperkuat budaya keselamatan dan kesiapsiagaan pegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan refreshment penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Alat Pemadam Api Tradisional (APAT), serta hydrant.
Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai PLN UIW Babel tersebut dilaksanakan di Kantor PLN UIW Bangka Belitung, Jumat (28/8/2026). Selain mendapatkan pemahaman mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, peserta juga diberikan pembekalan serta praktik penggunaan peralatan keselamatan secara tepat.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa keselamatan merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktivitas operasional PLN.
“Bagi PLN, keselamatan adalah prioritas utama. Tidak hanya keselamatan dalam menjalankan pekerjaan kelistrikan, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi keadaan darurat di lingkungan kerja. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar dalam melakukan penanganan awal,” ujar Ira.
Menurut Ira, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dengan menyediakan sarana dan peralatan keselamatan. Setiap pegawai juga perlu memiliki pemahaman mengenai penggunaan peralatan tersebut agar dapat mengambil tindakan secara tepat ketika dibutuhkan.
“Peralatan keselamatan harus dipastikan siap, tetapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan orang yang menggunakannya. Kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, PLN UIW Babel turut menggandeng Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang untuk memberikan edukasi dan praktik terkait penggunaan APAR, APAT, serta hydrant.
Danton Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang, Muhammad Fauzi Amin, mengatakan latihan secara langsung menjadi bagian penting untuk membangun kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.
“Yang paling penting dalam menghadapi kebakaran adalah tetap tenang, mengetahui sumber api dan menggunakan alat pemadam sesuai dengan jenis kebakarannya. Karena itu, latihan secara langsung sangat diperlukan agar ketika terjadi keadaan darurat, kita tidak panik dan sudah mengetahui apa yang harus dilakukan,” ujar Fauzi.
Melalui kegiatan refreshment ini, PLN UIW Babel berharap seluruh pegawai tidak hanya memahami penggunaan APAR, APAT, dan hydrant secara teori, tetapi juga memiliki kesiapan untuk melakukan tindakan awal secara tepat apabila diperlukan.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya PLN UIW Babel dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini perusahaan.
Keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas. Dengan kesiapsiagaan yang baik, PLN UIW Babel berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pegawai.