TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bertajuk Kerito Surong Ketapang (Kegiatan Pengendalian Harga, Inflasi, dan Stabilisasi Bahan Pokok Strategis untuk Mendorong Ketahanan Pangan) di Kecamatan Rangkui. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mengendalikan laju inflasi di wilayah daerah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini, di Pangkalpinang, Rabu (22/7). Menurutnya, pelaksanaan gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Dalam Negeri guna mengantisipasi dampak fenomena El Niño terhadap ketersediaan dan harga pangan di daerah.
“Gerakan pangan murah ini merupakan amanat dari Menteri Dalam Negeri yang disampaikan dalam rapat koordinasi secara daring pada Senin lalu. Seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia diinstruksikan menggelar kegiatan serupa untuk mengantisipasi dampak El Niño secara nasional,” ungkap Juhaini.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pihak kecamatan dan kelurahan, distributor, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Perum Bulog, ritel modern, hingga Kelompok Wanita Tani.
Dalam pelaksanaannya, tersedia 22 jenis komoditas pangan strategis yang menjadi prioritas pengendalian inflasi di Kota Pangkalpinang. Seluruh bahan pokok tersebut dijual dengan harga tingkat distributor, sehingga jauh lebih terjangkau bagi daya beli masyarakat.
“Kami menghadirkan berbagai pihak, mulai dari distributor, UMKM, Bulog, ritel modern, hingga kelompok wanita tani, yang ikut berpartisipasi menjual kebutuhan pokok dengan harga distributor,” jelas Juhaini.
Gerakan Kerito Surong Ketapang diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau, sekaligus memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman dan memadai.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani risiko lonjakan harga komoditas pangan strategis.
“Harapannya, masyarakat dapat memperoleh komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau, stok tetap terjaga, dan kebutuhan harian terpenuhi. Ini juga menjadi bagian penting dari upaya pengendalian inflasi serta penguatan ketahanan pangan di Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (**)
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, menegaskan bahwa perkembangan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang telah melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan tajuk "Kerito…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pendekatan pencegahan menjadi strategi utama yang akan diterapkan Kapolres Bangka Tengah…
TerabasNews, KARIMUN -- Kehadiran PT TIMAH (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat,…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- Program Mobil Sehat PT TIMAH (Persero) Tbk terus bergerak memperluas akses layanan…