Terabasnews, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan Nganggung Berkah Himpang Lima dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kawasan Himpang Lima, Toboali, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Wakil Bupati Debby Vita Dewi, Sekretaris Daerah Hefi Nuranda, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pengurus masjid se-Kabupaten Bangka Selatan.
Tradisi nganggung merupakan budaya khas masyarakat Bangka yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dalam tradisi tersebut, masyarakat membawa dulang berisi berbagai makanan untuk disantap bersama sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan persaudaraan.
Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam dengan memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Riza mengajak masyarakat menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas diri.
Menurut dia, makna hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW tidak hanya dipahami sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek keagamaan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal bagi kita untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri, sehingga kita dapat memperbaiki berbagai kekurangan serta terus meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” kata Riza.
Ia menambahkan, semangat hijrah perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, serta ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurut Riza, semangat tersebut juga harus tercermin dalam upaya menjaga kerukunan antarwarga dan memperkuat solidaritas sosial sebagai modal membangun daerah yang harmonis.
“Mari kita jadikan semangat Tahun Baru Islam ini sebagai motivasi untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kita masing-masing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Riza juga menegaskan bahwa tradisi nganggung merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan harus terus dilestarikan.
Ia menilai budaya tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Bangka Selatan.
“Nganggung bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga wujud nyata kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Bangka Selatan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” katanya.
Riza berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya diisi dengan pelestarian budaya, tetapi juga kegiatan keagamaan seperti zikir, shalawat, dan aktivitas positif lainnya yang dapat meningkatkan keimanan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pada sore hari tersebut berlangsung tertib dan diikuti masyarakat serta aparatur sipil negara yang membaur dalam suasana kekeluargaan.
Melalui penyelenggaraan Nganggung Berkah Himpang Lima, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap tradisi budaya dan nilai-nilai keagamaan tetap terjaga serta menjadi perekat persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Polres Bangka Tengah memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat yang dinilai…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi menerima kunjungan Kepala Badan…
TerabasNews, BELITUNG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendukung pengembangan olahraga masyarakat di wilayah operasional…
TerabasNews, KARIMUN -- Upaya membina generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam terus dilakukan melalui penyelenggaraan…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Bangka Tengah, untuk…
TerabasNews, BELITUNG TIMUR -- Sebagai bentuk komitmen dalam menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang…