Categories: Pemprov Babel

Ketua Dekranasda Babel Memberikan Apresiasi Ekspor Daun Ketapang Ke Amerika Serikat.

TerabasNews, Pangkalpinang-Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pertemuan dan diskusi dengan pimpinan, sekaligus pelaku usaha ekspor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ekspor daun ketapang Lukman, Kamis (11/6) di ruang rapat Lantai satu Kantor Gubernur Babel.

Pelaku usaha binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung yang telah mengekspor daun ketapang kering dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke berbagai negara maju ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus Ibu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Noni Hidayat Arsani.

“Saya mengapresiasi UMKM ini, daun Ketapang kering asal kita ini sudah di ekspor ke Amerika, ini sangat bagus sekali, produk kita bisa sampai ke sana, go Internasional, ” Katanya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap agar pemerintah daerah, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung terus melakukan pembinaan dan memberikan bantuan kepada pelaku usaha, salah satunya PT. Central Charcoal Babelindo yang memproduksi daun ketapang kering ini.

“Nanti kita usulkan bantuan ya Pak Lukman. Disperindag Babel yang proses melalui Kementerian. Ini bagus, bungkusnya juga bagus, kita bangga bisa ekspor,” ujar Ibu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung Subekti Saputra, di dampingi Kabid SPPE Agus Setia Rini beserta jajarannya
menjelaskan, bahwa salah satu produk yang saat ini semakin diminati pasar nasional maupun internasional adalah produk daun ketapang kering asal Provinsi Bangka Belitung, yang dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu menetralkan dan menjaga kestabilan kadar pH air pada akuarium serta budidaya ikan hias.

“PT. Central Charcoal Babelindo merupakan pelaku usaha binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bergerak dalam pengolahan dan produksi daun ketapang dengan mengedepankan kualitas, kebersihan, dan standar produksi yang baik, ” Katanya.

Produk daun ketapang yang di produksi oleh PT. Central Charcoal Babelindo, sudah resmi di ekspor ke beberapa negara, diantaranya Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, Jerman dan Turki, misalnya saja pada tanggal 18 Mei 2026 lalu telah mengekspor daun ketapang sebanyak 13.920 pack ke negara Amerika Serikat.

Produk yang dihasilkan telah dipasarkan secara luas dan pelaku usaha secara rutin telah melakukan kegiatan ekspor ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan pasar pecinta ikan hias dan akuarium, yang terus meningkat. Kepercayaan pasar internasional terhadap produk daun ketapang cacah asal Babel menjadi bukti bahwa produk lokal daerah, memiliki daya saing tinggi dan mampu menembus pasar global.

Sementara itu, Lukman Direktur sekaligus pendiri usaha Daun Ketapang, yang berdiri di naungan PT. Central Charcoal Babelindo menuturkan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengekspor daun ketapang ke beberapa negara, dan rencananya akan kembali mengekspor produk daun ketapang sebanyak 5000 pack ke Amerika Serikat dan produk alas reptil ke Inggris sebanyak 8725 Pack dalam waktu dekat.

“Kita ekspor ke berbagai negara yaitu ada Jepang, Turki, Jerman dan ada yang ke Singapura juga. Bulan depan di rencanakan ekspor kembali ke Amerika Serikat, ” imbuhnya.

Menurutnya, proses produksi daun ketapang kering milik PT. Central Charcoal Babelindo terus berupaya ditingkatkan kapasitas produksinya, agar mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat, melalui mencari bahan sendiri atau memberdayakan masyarakat sekitar.

“pada tahap pengemasan produk, khususnya proses penimbangan dan pengisian, kegiatan produksi masih dilakukan secara semi manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama, tingkat ketelitian yang tinggi, serta tenaga kerja yang lebih banyak, ” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada pemerintah untuk dapat memberikan bantuan berupa alat mesin produksi untuk sejenis kemasan seperti teh agar dapat lebih cepat, sehingga dapat memenuhi keinginan pangsa pasar daun ketapang kering dengan maksimal, ” tuturnya.

“Kita meminta dukungan dari pemerintah, misalnya saja alat fasilitas produksi, berupa mesin penimbang dan mesin pengemas otomatis. Kita harapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pengemasan, mempercepat kapasitas produksi, dan meningkatkan kualitas dan standar produk agar semakin kompetitif di pasar ekspor, ” katanya.

TerabasNews

Recent Posts

Menjaga Ikatan Keluarga Besar Polri, Kapolres Bangka Tengah Sambangi Warakawuri

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Momentum Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Bangka Tengah, untuk…

1 hour ago

DPRD Babel Fasilitasi Audiensi Polemik Akses Jalan Desa Nangka, Semua Pihak Sepakat Utamakan Dialog

TerabasNews, PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi rapat audiensi…

1 hour ago

Polemik Penutupan Jalan Desa Nangka, Fraksi Gerindra Minta Aktivitas Perusahaan Dihentikan Sementara

TerabasNews, PANGKALPINANG – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi…

3 hours ago

<em>Menjangkau Pelosok Bangka Belitung, Program Sedekah Daging YBM PLN UIW BABEL Hadirkan Kebahagiaan</em>

TerabasNews, BANGKA BELITUNG – Kebahagiaan Hari Raya Iduladha masih terasa di sejumlah pelosok Bangka Belitung.…

4 hours ago

Didampingi PT TIMAH, Pokdakan Tuah Bersatu Terus Kembangkan Budidaya Kakap Putih

TerabasNews, KARIMUN -- Upaya PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir terus…

5 hours ago

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai 15 Juni, Pemkot Pangkalpinang Siap Dukung Penuh Demi Data Akurat

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama Forum Koordinasi Daerah,…

7 hours ago