Categories: Nasional

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

TerabasNews – Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui uji materi Undang-Undang Guru dan Dosen.

ADI mendesak MK menetapkan aturan agar gaji pokok dosen minimal dua kali lipat dari Upah Minimum Regional (UMR).

Dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, belum lama ini, Senin (25/5/2026), Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Mohammed Ali Berawi mengungkapkan banyak dosen di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan tambahan di luar kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kondisi demikian menurut Ali, berdampak langsung pada kemampuan dosen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ditegaskan Ali, bagaimana dosen dapat menjalankan tugas akademik secara optimal jika pada saat yang sama masih harus memikirkan kebutuhan dasar keluarganya.

Untuk itu, ADI meminta negara lebih berpihak pada kesejahteraan dosen melalui reformasi pendidikan tinggi.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), konstituen Dewan Pers, turut menyatakan dukungannya terhadap usulan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), dalam memperjuangkan standar gaji para dosen di tanah air.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dalam keterangannya pada awak media menyebut, sudah selayaknya para pengajar di universitas (dosen) mendapatkan kenaikan gaji/upah.

“Bukan hanya tentang peningkatan kesejahteraan, hal ini menyangkut masa depan pendidikan di Indonesia,” ujar Firdaus, Jumat (29/5/2026).

Firdaus menyebut, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara paling buncit dalam standar upah para dosen.

“Rata-rata gaji dosen di Indonesia hanya berkisar Rp 3,36 juta per bulan, jauh dari layak dibandingkan negara-negara tetangga yang memberikan standar gaji yang layak untuk dosen. Untuk itu, SMSI mendukung perjuangan kawan-kawan ADI dalam memperjuangkan standar gaji yang layak bagi para dosen di MK. Nah hal ini juga tentunya akan berdampak pada sumberdaya SMSI dimasa akan datang,” pungkas Firdaus.

TerabasNews

Recent Posts

PT TIMAH Perkuat Budaya ESG, Bekali Karyawan Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan perusahaan dengan…

7 hours ago

Jelang Revalidasi UNESCO, PT TIMAH Dukung Percantik Geosite Belitong UNESCO Global Geopark Lewat Revitalisasi Display Kater

TerabasNews, BELITUNG TIMUR -- Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pelestarian warisan geologi, budaya,…

11 hours ago

<em>Kapolda Babel Kunjungi Kajati-Danrem 045/Gaya, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Di Babel</em>

TerabasNews - Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor…

11 hours ago

Dukung Kelestarian Seni Rebana, PT TIMAH Salurkan Bantuan untuk Majelis Taklim Al Istiqomah

TerabasNews, BANGKA -- Dukungan terhadap pelestarian seni dan kegiatan keagamaan terus diwujudkan PT TIMAH (Persero)…

16 hours ago

Kejari Pangkalpinang Ikuti Lelang Serentak Barang Rampasan Negara, Tawarkan 8 Lot Aset Termasuk Pasir Timah Dan Kendaraan

TerabasNews, PANGKALPINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Lelang Serentak Barang Rampasan…

16 hours ago

Polisi Gagalkan Penyelundupan 120 Butir Ekstasi di Pelabuhan Toboali

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)Polres Bangka Selatan, berhasil mengamankan seorang pria berinisial…

16 hours ago