Tegas dan Rasional

Pemerintah Bangka Selatan Peringati Hari Kearsipan ke-54, Dorong Transformasi Ekosistem Arsip Digital

0 285

TerabasNews, BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar apel dan upacara peringatan Hari Kearsipan ke-54 di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, pada Senin, 18 Mei 2026. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, selaku Inspektur Upacara, serta dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Prakarsa Mahardika: Ekosistem Kearsipan Digital Untuk Pemerintahan Berdayaguna, Kemajuan Ilmu Pengetahuan, dan Budaya Bangsa”. Tema tersebut dipilih sebagai pengingat akan pentingnya transformasi tata kelola arsip yang mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Dalam amanat Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, disebutkan bahwa peringatan Hari Kearsipan ke-54 bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan momen refleksi atas komitmen bersama dalam mewujudkan reformasi dan transformasi kearsipan digital di Indonesia.

“Tema ini mengandung makna inisiatif atau sebuah upaya mulia para civitas kearsipan untuk menciptakan terobosan dalam pengelolaan arsip dan membangun ekosistem kearsipan digital yang mampu mendorong pemerintahan berdayaguna,” demikian isi amanat Kepala ANRI yang disampaikan Sekda Hefi.

Amanat tersebut juga menjelaskan bahwa budaya tertib arsip hanya dapat terwujud apabila seluruh entitas kearsipan, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki komitmen kuat dalam menerapkan pengelolaan arsip yang selaras dengan kebijakan serta kebutuhan organisasi.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan pada tahun 2024, masih terdapat sejumlah tantangan dalam mewujudkan tata kelola arsip yang tertib di daerah. Tantangan yang dihadapi antara lain kebijakan kearsipan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan, keterbatasan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di bidang kearsipan, pengelolaan arsip yang belum berjalan secara optimal, hingga penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang masih perlu ditingkatkan dan diperluas penggunaannya.

“Untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan entitas kearsipan, serta perlu dilakukan perubahan strategi pembinaan dan pengelolaan arsip,” lanjut amanat tersebut.

Lebih jauh ditegaskan bahwa transformasi kearsipan digital bukan hanya sekadar penerapan proyek teknologi semata, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang berangkat dari perubahan pola pikir seluruh elemen kearsipan, terutama peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bergerak di bidang pengelolaan arsip.

Melalui peringatan Hari Kearsipan ke-54 ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap tercipta penguatan komitmen bersama dalam mendukung transformasi kearsipan modern. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, sekaligus menjamin pelestarian arsip sebagai memori kolektif bangsa dan daerah yang memiliki nilai sejarah serta manfaat jangka panjang. (Put)

Leave A Reply

Your email address will not be published.