Layanan Perubahan Kartu Keluarga di Pangkalpinang Meningkat Tajam, Diduga Terkait Persiapan SPMB 2026
TerabasNews, PANGKALPINANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pangkalpinang mencatat adanya peningkatan jumlah permohonan perubahan data pada Kartu Keluarga (KK) yang cukup signifikan pada awal Mei 2026. Angka tersebut tercatat jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode waktu yang sama pada bulan April sebelumnya.
Kepala Disdukcapil Kota Pangkalpinang, Darwin, menjelaskan berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, terdapat lonjakan jumlah pengajuan perubahan KK dalam kurun waktu empat hari. Data menunjukkan bahwa pada rentang tanggal 4 hingga 7 April 2026, jumlah permohonan perubahan KK tercatat sebanyak 105 kasus. Sementara itu, pada periode yang sama di bulan Mei, yakni tanggal 4 hingga 7 Mei 2026, jumlah tersebut melonjak menjadi 262 permohonan.
“Jika dibandingkan waktu yang sama antara awal April dan Mei, sebagai pembanding kami ambil data 4 sampai 7 April ada 105 perubahan KK. Sedangkan pada 4 sampai 7 Mei ini perubahan KK mencapai 262,” ungkap Darwin dalam wawancara dengan RRI, Jumat (8/5/2026).
Peningkatan layanan tidak hanya terjadi pada pengurusan perubahan KK, tetapi juga tercatat pada permohonan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) serta layanan pencatatan penduduk pindah datang. Secara keseluruhan, kenaikan jumlah layanan pada ketiga jenis pelayanan tersebut mencapai hampir 40 persen jika dibandingkan data periode awal April dan awal Mei.
“KIA-nya juga, penduduk yang pindah datang, KIA dan perubahan KK sudah ada peningkatan hampir mendekati 40 persen dalam satu minggu dibandingkan 4 sampai 7 April dan 4 sampai 7 Mei,” tambahnya.
Meskipun angka permohonan meningkat, Darwin menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan secara rinci penyebab utama dari lonjakan aktivitas pengurusan dokumen kependudukan tersebut. Hal ini dikarenakan sistem pencatatan data yang dimiliki Disdukcapil tidak merekam secara spesifik alasan di balik setiap perubahan data yang diajukan masyarakat.
“Perubahan data itu kita tidak bisa mendeteksi di sistem, apakah karena pindah datang atau pindah status dari sebelumnya,” ucapnya.
Namun, ketika dikaitkan dengan kalender pendidikan, Darwin mengakui bahwa peningkatan layanan ini kemungkinan besar berkaitan dengan persiapan masyarakat menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026.
“Kita memprediksi ini hubungannya dengan menjelang SPMB,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Erwandy, menyampaikan jadwal resmi pelaksanaan SPMB tahun 2026. Pendaftaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dibuka pada 2 hingga 8 Juni 2026 mendatang dan dilaksanakan sepenuhnya secara daring. Selanjutnya, pendaftaran untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berlangsung pada 16 hingga 22 Juni 2026.
Tahapan verifikasi data bagi calon peserta didik jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Juni 2026, sedangkan verifikasi untuk jenjang SMP dilaksanakan pada 23 hingga 29 Juni 2026. Adapun pengumuman hasil seleksi penerimaan murid baru jenjang SD rencananya akan disampaikan mulai tanggal 1 Juli 2026. (**)