Tegas dan Rasional

Pemkab Bangka Tengah Perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Partisipasi Masyarakat

0 312

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah terus memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah melalui peningkatan kesadaran masyarakat, partisipasi publik, serta penguatan sistem pengelolaan dari sumber hingga Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, usai mengikuti Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah di Hotel Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center pada Jumat (6/3).

Menurut Nizam, Bangka Tengah saat ini telah memperoleh skor lebih dari 33 dalam penilaian pengelolaan sampah nasional dan masuk dalam kategori pembinaan atau di atas tahap pengawasan. Pemenuhan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sampah ke depan.

Penilaian pengelolaan sampah terdiri dari tiga aspek utama dengan bobot tertentu, yaitu anggaran dan kebijakan (20 persen), sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas (30 persen), serta pengelolaan sampah dan kebersihan (50 persen). Pada aspek anggaran dan kebijakan, penilaian meliputi persentase anggaran dari APBD, kebijakan pengelolaan sampah, serta pemisahan regulator dan operator. Sementara aspek SDM dan fasilitas mencakup rasio ketersediaan SDM serta sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Adapun aspek pengelolaan sampah dan kebersihan fokus pada pengelolaan sumber sampah dan pengelolaan TPA.

Melalui program KIE, Pemkab Bangka Tengah menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengurangan sampah melalui perubahan pola konsumsi dan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemilahan sampah dari sumbernya di rumah tangga, sekolah, pasar, dan perkantoran untuk mendukung proses daur ulang.

“Kita juga berupaya menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA melalui pengelolaan di sumber, daur ulang, hingga konversi sampah menjadi energi sehingga dapat memperpanjang umur TPA,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bangka Tengah akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah, institusi pendidikan, komunitas masyarakat, sektor swasta, hingga media dan organisasi non-pemerintah. Nizam menegaskan bahwa keterlibatan semua pihak penting untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan bank sampah, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga kegiatan daur ulang dan pengomposan.

“Kita berharap melalui edukasi, kampanye, dan pendekatan partisipatif, kesadaran serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan sampah dapat terus meningkat,” pungkasnya.

(**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.