Tegas dan Rasional

Aceh Berduka: Banjir Bandang dan Longsor Telan Ratusan Korban, Ribuan Rumah Hilang.

0 264

Nama : Hazmiadi
Fakultas : Ilmu Sosial dan Politik
Jurusan : Sastra dan Bahasa
Universitas Bangka Belitung

BANDA ACEH – Memasuki pekan kedua Desember 2025, Provinsi Aceh masih berada dalam situasi darurat menyusul bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melumpuhkan sebagian besar wilayah utara dan timur. Data terbaru yang dihimpun hingga Rabu, 17 Desember 2025, menunjukkan skala kerusakan yang masif dengan jumlah korban jiwa yang terus bertambah.
Update Korban dan Kerusakan: Aceh Utara Paling Terpukul
Hingga Rabu (17/12), Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merilis data memilukan. Tercatat sebanyak 166 orang meninggal dunia di wilayah ini akibat terjangan banjir dan material lumpur. Sejauh ini, 90 persen wilayah Aceh Utara yang mencakup 27 kecamatan dan 852 desa terdampak langsung.
Kondisi infrastruktur pun sangat memprihatinkan:

  • Rumah Hilang: Sebanyak 1.219 unit rumah dilaporkan hilang tersapu banjir bandang.
  • Rumah Rusak: Lebih dari 16.000 unit rusak berat dan 117.291 unit rumah terendam.
  • Dusun Hilang: Di Kecamatan Sawang, Dusun Lhok Pungki dilaporkan rata dengan tanah setelah diterjang air bah.
    Secara keseluruhan di tingkat provinsi, BNPB melaporkan total korban meninggal di Aceh telah mencapai 449 jiwa dari total 1.059 korban di seluruh Sumatera.
         Krisis di lapangan masih terasa nyata. Kelangkaan gas Elpiji dan air bersih menjadi keluhan utama di wilayah pedalaman. Selain itu, sekitar 14.509 hektar sawah di Aceh Utara dipastikan puso (gagal panen) karena tertimbun lumpur, yang mengancam ketahanan pangan warga dalam beberapa bulan ke depan.
    Pemerintah daerah kini tengah mendesak percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi ribuan warga yang rumahnya hilang total, mengingat banyak pengungsi yang sudah bertahan di tenda darurat selama lebih dari dua pekan.
    -Hazmiadi

Leave A Reply

Your email address will not be published.