TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Gunung Namak, Selasa (2/9/2025).
Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., yang diwakili oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat se-Bangka Selatan, instansi vertikal, serta Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nyayu Kurnia Ramadhini beserta tim.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Hefi menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan teknis dalam pelaksanaan program MBG.
“Rapat ini yang kami tunggu-tunggu. Mudah-mudahan hasil dari rakor ini bisa memberikan kami pengetahuan apa saja yang harus kami siapkan. Progres di Bangka Selatan untuk komitmen pemerintah sudah ada tiga lokasi lahan dapur, yaitu di Kecamatan Toboali, Desa Air Gegas Kecamatan Air Gegas, dan Desa Payung Kecamatan Payung. Harapan kami tidak terjadi tumpang tindih di setiap lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Bangka Selatan melalui OPD terkait akan menyiapkan seluruh kebutuhan dengan matang agar program MBG berjalan efektif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Yang kita harapkan bagaimana MBG ini bisa berdampak bagi anak-anak sekolah, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi daerah melalui pemanfaatan bahan baku lokal. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan tidak menimbulkan pengaruh terhadap inflasi di Bangka Selatan,” kata Hefi.
Pj Sekda juga berharap Badan Gizi Nasional terus memberikan pendampingan dalam pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal.
“Mohon bantuannya kepada BGN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendampingi kami, sehingga MBG dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” tutupnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Regional BGN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nyayu Kurnia Ramadhini, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta rapat.
Adapun target sasaran Program MBG di Kabupaten Bangka Selatan mencapai 46.503 penerima, dengan sebaran di delapan kecamatan, yakni:
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah berencana membangun 20 dapur yang tersebar di seluruh kecamatan. Rinciannya yaitu Toboali (7 dapur), Lepar (1 dapur), Air Gegas (4 dapur), Simpang Rimba (3 dapur), Payung (2 dapur), Tukak Sadai (1 dapur), Pulau Besar (1 dapur), dan Kepulauan Pongok (1 dapur).
TerabasNews, PANGKALPINANG – Pesta demokrasi warga kembali digelar dalam rangka menjalankan Peraturan Wali Kota Pangkalpinang…
TerabasNews, BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar rapat…
TerabasNews, Pangkalpinang, 6 April 2026 — HUB UMK Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan BPBD Provinsi…
TerabasNews, Bangka Selatan - Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Selatan berhasil menangkap seorang pemuda…
TerabasNews, Ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung melimpahkan (tahap II) dua tersangka perkara insiden tambang Pondi…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kreativitas pemuda…