Categories: DPRD

Eddy Iskandar: DPRD Babel Kebut Cari Solusi Masalah Kesehatan Masyarakat Miskin

TerabasNews, Pangkalpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung yang dipimpin ketua dan wakil ketua sementara langsung bergegas menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota.

Dijelaskan wakil ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar bahwa RDP tersebut yakni membahas terkait bagaimana penyelesaian iuran jaminan kesehatan (JKN) bagi keluarga yang tidak mampu yang seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

“RDP ini membahas mengenai kebutuhan masyarakat akan jaminan kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah daerah provinsi. Dengan keuangan yang menurun ini maka ada pengurangan, sekitar 70 ribu lebih se-Bangka Belitung,” ujarnya, Senin (08/10).

“Karena itu kan perlu dibahas bersama mengenai kondisi itu. Bagi saya kesehatan ini kan pelayanan dasar yang wajib harus dipenuhi, jangan dalam kondisi yang ekonomi nya susah lalu persoalan kesehatan kesulitan, maka dari itu pemerintah harus hadir,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya meminta agar supaya dinas-dinas yang ada di pemerintah provinsi maupun kabupaten kota bisa mereview ulang kegiatan yang ada di dinasnya masing-masing.

“Banyak saran yang disampaikan teman-teman meski direview ulang, termasuk ada dana bencana dan sebagainya, kita meminta tadi pemerintah daerah untuk segera melakukan pengecekan, mana yang data yang berhak dan mana yang tidak berhak untuk dibantu,” ungkapnya.

Namun, ia juga menyarankan agar kemampuan keuangan pemerintah provinsi untuk memberikan bantuan BPJS tidak dibagi secara merata ke kabupaten/kota, tetapi dibagi secara proporsional, dengan harapan setiap daerah yang ada di Babel ini dapat standar minimal untuk BPJS prioritas.

“Maksudnya kalau angka sudah tercapai, walaupun tidak penerima bantuan, kapanpun dia sakit BPJS dibantu oleh pemerintah seketika dan tidak perlu menunggu. Dikarenakan bantuan dari provinsi itu tinggal diangka 27ribu untuk membantu masyarakat miskin di Babel, maka harus ada skala prioritas, karena mengingat keuangan pemprov diakhir ini yang tidak mencukupi,” Pungkasnya.

Eddy berharap, agar pemerintah Kabupaten/Kota bisa bersama-sama untuk bersinergi bergotong royong dalam memberikan pelayanan optimal terkait kesehatan masyarakat ini.

“Kita berharap tentu pemerintah provinsi kabupaten kota juga harus bersinergi dalam membantu persoalan BPJS ini, kita berikan kepada eksekutif membahas ulang secara internal setelah itu baru kita bahas lagi,” harapnya. (*)

TerabasNews

Recent Posts

Dongkrak Pemajuan Budaya Lokal, Wabub Debby Audiensi Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Babel

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Wakil Bupati Bangka selatan, Debby Vita Dewi, menerima audensi Balai Pelestarian…

14 hours ago

Menembus Pasar Peru: Pemprov inisiasi Business Pitching Produk Lada dan Essensial Oil Bangka Belitung.

TerabasNews, Pangkalpinang- Melalui kegiatan business pitching, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkenalkan produk pelaku…

15 hours ago

Rapat Pembahasan RTRW, IUP, dan Kawasan Hutan, Pemerintah Daerah Sepakati Revisi Tata Ruang serta IUP di Babel

​TerabasNews, PANGKALPINANG — Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan pentingnya penataan ruang…

17 hours ago

PT TIMAH dan Serikat Pekerja Sepakati PKB 2026-2028, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Karyawan dan Keberlanjutan Perusahaan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk bersama Serikat Pekerja resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama…

19 hours ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LPPM UBB Gelar Penanaman Pohon Bersama Wujudkan Kampus Hijau

TerabasNews, BALUNIJUK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada…

19 hours ago

Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM, Program PT TIMAH Menjangkau 69.653 Penerima Manfaat

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan berbagai…

20 hours ago