TerabasNews – Pemerintah Kota Pagkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan Program Merdeka Stunting, guna mengoptimalkan penanganan anak stunting di Kota Beribu Seyuman itu.
“Pada momen HUT Ke-79 Republik Indonesia tahun ini, kita melaunching merdeka stunting kolaboratif ASN berakhlak,” kata Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Budi Utama saat meluncurkan Program Medeka Stunting di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan peluncuran Program Merdeka Stunting ini dalam rangka menyukseskan gerakan bapak dan bunda asuh anak stunting, guna mewujudkan Kota Pangkalpinang bebas stunting.
“Hari ini kita membagikan 17.845 telur ayam ke 117 posyandu untuk diserahkan kepada keluarga anak stunting dan beresiko stunting,” ujarnya.
Ia berharap program medeka stunting ini dapat mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting, terutama dalam pemenuhan gizi yang tepat dan seimbang anak-anak di ibukota provinsi ini.
“Kita berharap program ini dapat mewujudkan generasi masa depan yang sehat, berkualitas dan kompetitif menuju Kota Pangkalpinang bebas stunting,” katanya.
Lurah Opas Kota Pangkalpinang Juni mengatakan program merdeka stunting dan bantuan telur ayam ini sangat membantu pemerintah keluarahan menangani anak stunting.
“Saat ini jumlah anak stunting di Kelurahan Opas sebanyak lima orang anak dan dengan adanya program ini diharapkan tahun ini tidak ada lagi anak-anak yang mengalami stunting,” katanya. 3
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…
TerabasNewa, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…
TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…
TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…
TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…