Categories: DPRD

Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar Soroti Berbagai Persoalan Yang Dihadapi Guru SMA di Pangkalpinang

TerabasNewa,  Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan serius yang dihadapi guru SMA di Kota Pangkalpinang, antara lain ancaman perundungan, potensi kriminalisasi, hingga kekurangan tenaga pengajar akibat keterbatasan regulasi.

Hal tersebut disampaikan Eddy dalam kegiatan reses anggota DPRD Babel daerah pemilihan Kota Pangkalpinang yang digelar bersama guru-guru SMA, SMK, dan SLB se-Kota Pangkalpinang. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya bertemu langsung dengan para guru untuk mendengar masukan dan keluhan terkait kendala dalam kegiatan kependidikan di sekolah masing-masing.

Menurut Eddy, salah satu kekhawatiran utama para guru adalah minimnya perlindungan terhadap profesi mereka, yang tidak hanya sebatas pencegahan kekerasan fisik, tetapi juga meliputi perundungan intelektual serta hak guru untuk melanjutkan pendidikan sesuai Undang-Undang Guru dan Dosen. Para guru berharap DPRD bersama Dinas Pendidikan dapat membahas perlindungan guru secara menyeluruh, termasuk pencegahan kekerasan terhadap siswa dan kriminalisasi terhadap guru.

Selain itu, persoalan lama terkait kebutuhan pembangunan SMA baru di wilayah Gerunggang dan sekitarnya kembali mengemuka seiring pertumbuhan penduduk yang pesat. Usulan pendirian SMA Negeri 5 Pangkalpinang saat ini sedang dikaji dan diharapkan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui usulan pemerintah daerah dan DPRD.

Eddy juga menyoroti dampak penghapusan sejumlah iuran sekolah yang memengaruhi operasional pendidikan, terutama terkait keterbatasan tenaga pengajar. Persoalan ini semakin kompleks karena adanya regulasi yang melarang pengangkatan tenaga honorer, sehingga diperlukan regulasi baru agar kebutuhan guru terpenuhi tanpa melanggar aturan.

Ia menyayangkan ketidakhadiran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam reses tersebut, mengingat forum ini merupakan ruang strategis untuk mendengar langsung kondisi riil di lapangan.

Dari hasil pertemuan, DPRD Babel mencatat sejumlah poin penting yang akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), antara lain usulan penambahan guru baru, pembangunan fisik sekolah, serta percepatan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sekolah guna mendukung operasional pendidikan. Eddy menegaskan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, mengingat sudah lama ada namun belum ditemukan solusi yang tepat.

TerabasNews

Recent Posts

Bupati Algafry Apresiasi Kejari Kawal Pembangunan Bangka Tengah

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka…

15 hours ago

Pemkab Bangka Tengah Dorong ASN Manfaatkan KPR FLPP

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendorong ASN, PPPK, dan PJLP memanfaatkan program…

16 hours ago

Reses di Bangka Selatan, Rudianto Tjen Kawal<br>Kelangkaan BBM di Babel Hingga ke Pusat

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Reses di Bangka Selatan, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil…

16 hours ago

Nekat Edarkan Sabu 6,80 Gram, Pria di Toboali<br>Diciduk Polisi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Nekat edarkan Sabu di wilayah hukumnya, seorang pria berinisial H Bin…

16 hours ago

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Basel<br>Kumpulkan 24 Kantong Darah Untuk Kemanusiaan

TerabasNews, BANGKA SELATAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polres…

16 hours ago

Dari Secangkir Kopi, Hingga Menjaga Kamtibmas Polres Basel Perkuat Silahturahmi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Dari secangkir kopi hingga menjaga Kamtibmas Polres Bangka Selatan mempererat kedekatan…

16 hours ago