Categories: Bangka Selatan

Ternyata Ada 3 Anak di Bawah Umur yang Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Silat di Airgegas

TerabasNews, Toboali – Kasus pencabulan yang menimpa anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum guru silat berinisial MZ (27 tahun) di Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan beberapa waktu lalu masih ditangani Polres Bangka Selatan.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan mengatakan, setelah dilakukan pengembangan ternyata kasus pencabulan masuk ke tindak pidana asusila atau perzinahan. Hal itu diketahui setelah didapatkan bukti baru dari sebuah rekaman video yang dibuat oleh tersangka saat melakukan aksinya.

“Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka ini didapatkan bukti baru dari rekaman video yang dibuat oleh tersangka saat melakukan aksinya yang mengarah ke tindak pidana asusila atau perzinahan,” kata AKBP Joko Isnawan, Jumat (14/1/2022) lalu.

Jokis sapaan akrab AKBP Joko Isnawan mengatakan, setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka, ternyata terdapat tiga korban anak dibawah umur yakni berinisial NJ (11), A (13) dan ML (11).

“Dari hasil keterangan ketiga korban ini ternyata tidak hanya meremas dan mencium, tetapi ada perbuatan yang dilakukan tersangka ini mengarah ke zina,” ujarnya

Ia mengungkapkan, setelah di dalami bukti baru didapatkan dari handphone milik tersangka ini terdapat video dimana pelaku dalam melakukan aksi bejatnya itu direkam lewat handphone.

“Saat ini video yang ada di handphone dan laptop sudah di sita untuk proses pengembangan lebih lanjut, dimana pengembangan kasus ini berkat informasi dari para korban itu sendiri dan diakui oleh tersangka,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini kasus ini telah di tangani bidang PPA dan pelaku sudah di tahan di Mapolres Bangka Selatan untuk proses lebih lanjut.

“Pasal yang disangkakan pada pelaku adalah pasal tindak pidana pencabulan anak dibawah umur sebagai yang dimaksud pada pasal 82 ayat 1 undang – undang nomor 17 tahun 2016, yaitu tentang penetapan peradilan pemerintah tentang perlindungan anak menjadi undang-undang,” ujarnya. (rus)

TerabasNews

Recent Posts

Polemik Tambang Teluk Kelabat Temu Titik Terang Berdasar Perda, DPRD dan Instansi Terkait Akan Tinjau Lokasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Polemik terkait aktivitas pertambangan di kawasan Teluk Kelabat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,…

4 hours ago

PT TIMAH Tingkatkan Wawasan Kesehatan Karyawan, Edukasi Sindrom Metabolik untuk Dukung Produktivitas Kerja

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan karyawan…

8 hours ago

Lewati Seleksi Ketat, 36 Siswa Resmi Jadi Penerima Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

TerabasNews, BANGKA -- Sebanyak 36 pelajar dinyatakan lolos seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH pada…

8 hours ago

Pemkot Pangkalpinang Lakukan Efisiensi Anggaran dan Optimalisasi PAD

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat pada Tahun Anggaran…

10 hours ago

Kandang Sapi di Permukiman Ampui Dikeluhkan Warga, Pemkot Pangkalpinang Lakukan Peninjauan dan Berikan Arahan

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang telah menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait keberadaan kandang sapi milik…

10 hours ago

Panen Raya Bawang Merah, Algafry Tegaskan Komitmen Bangun Kemandirian Pangan

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Komitmen Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dalam mengembangkan sektor pertanian hortikultura…

10 hours ago