Categories: Advetorial

Amri Cahyadi : Babel Kaya Akan Kebudayaan

TerabasNews, Bangka – Wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi, ST mengatakan Selain memiliki dan kaya akan pesona pantai Provinsi Kep. Bangka Belitung juga kaya akan kebudayaan. Beragam jenis kebudayaan daerah yang dimiliki, salah satunya kebudayaan melayu.

“Sebagai bagian dari rentang dan rumpun tanah melayu, Kep. Babel memiliki beragam adat istiadat dan budaya. Budaya melayu sendiri identik dengan dengan kegiatan keagamaan, bahasa, dan adat istiadat masyarakat Kep. Babel. Diantaranya, Nganggung, perang ketupat, tujuh likur, mandi belimau dan banyak lainnya,” ujar  Amri Cahyadi, ST pada saat kegiatan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 03 Tahun 2019 Tentang Pelestarian Kebudayaan Daerah di kediamannya, Pagarawan, Selasa (11/05).

Hampir disetiap kabupaten/kota yang ada di Kep. Babel memiliki aset budaya dan tradisi masing-masing. Keberagaman budaya ini merupakan salah satu daya tarik dan untuk mengembangkan pariwisata yang ada di Kep. Babel. Untuk itu peran pemerintah, lembaga adat, dunia usaha, tokoh adat, masyarakat sangat diperlukan guna melestarikan ragam budaya yang di miliki Kep. Babel

“Kalau kita tidak pandai mempertahankan kebudayaan melayu kita, lambat laun akan semakin terkikis dan mungkin saja anak dan cucu kita kedepan tidak akan tahu jati diri kebudayaan melayu yang kita miliki saat ini,” ungkap politisi PPP ini.

Lebih lanjut dikatakan Amri kebudayaan melayu yang ada di bumi serumpun sebalai merupakan bentuk alkuturasi dan asimilasi antara islam dan budaya yang sudah ada sebelumnya. Dan ini merupakan sesuatu yang baik, disamping mempererat tali silahturahmi juga dapat memutar roda perekonomian masyarakat sekitar.

Untuk itu sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian keragaman kebudayaan daerah tersebut. Atas dasar pemikiran inilah DPRD bersama Pemprov Kep. Babel membuat aturan ataupun kebijakan yang mengatur keberagaman, kelokalan, partisipatif, kemanfaatan, kebebasan berekspresi dan keterpaduan.

“Untuk itulah guna menjaga dan melestarikan budaya lokal DPRD bersama Gubernur membuat Perda ini. Dengan adanya Perda ini, kebudayaan melayu yang ada di bumi serumpun sebalai ini dapat dikenal oleh semua orang, tidak hanya masyarakat kita,” harapnya.

Selain kebudayaan melayu, Kep. Bangka Belitung juga kaya akan budaya Tionghoa, seperti Ceng Beng, Peh Cun, Sembahyang Rebut dan lainnya. (adv)

TerabasNews

Recent Posts

Universitas Bangka Belitung Sambut 8 Mahasiswa Internasional dari Empat Negara, Buka Ruang Pertukaran Budaya di Kampus

TerabasNews, PANGKALPINANG — Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi menyambut delapan mahasiswa internasional asal Malawi, Pakistan,…

4 hours ago

PT TIMAH Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, 109 Warga Air Rayak Dapat Pemeriksaan

TerabasNews, BELITUNG — Akses layanan kesehatan yang lebih dekat kembali dirasakan masyarakat Desa Air Rayak,…

4 hours ago

Ketua DPRD Babel: Jaga Stabilitas Harga TBS Sawit, Cegah Kenaikan Harga Pupuk Memberatkan Petani

TerabasNews, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mendesak Pemerintah Daerah untuk…

4 hours ago

Ketua DPRD Babel Dorong PT GSBL Penuhi Kewajiban Plasma untuk Empat Desa

TerabasNews, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mendesak PT Gunung Sawit…

4 hours ago

Liga MCS Mentok Makin Semarak, PT TIMAH Hadir dengan Dukungan dan Tim Kesebelasan

TerabasNews, BANGKA BARAT -- PT TIMAH (Persero) Tbk mendukung pelaksanaan Liga Mentok Community Sport (MCS)…

13 hours ago

Dari 14 Koperasi Desa Merah Putih di Pangkalpinang, Baru 8 Rampung 100 Persen, Kendala Ketersediaan Lahan

TerabasNews, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang mengungkapkan baru delapan dari 14 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

15 hours ago