Categories: Daerah

Danrem dan Forkopimda Babel Tatap Muka Dengan Nelayan Perairan Laut Bangka

TerabasNews, Pangkalpinang. Penrem 045/Garuda Jaya – Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, S.I.P. M.Tr.(Han) bersama Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel dan Direksi PT. Timah melaksanakan audiensi (tatap muka) dengan perwakilan nelayan perairan laut Kabupaten Bangka membahas tentang Operasional Penambangan Offshore PT Timah.

Tatap muka di gelar Kamis 15/04/ 2021 di Gedung Graha Timah Kantor Pusat PT Timah TBK Jalan Jenderal Sudirman No 51, Kelurahan Opas Indah Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Perwakilan Nelayan meminta untuk mencabut SPK di laut Matras, Teluk Kelabat dan perairan Toboali serta mencari solusi terbaik untuk pembebasan pantai dari aktifitas tambang. Nelayan membutuhkan laut untuk di jadikan sebagai kebutuhan utama untuk mencukupi kehidupannya.

Dengan adanya penambangan di pantai tersebut nelayan sangat terancam karena rusaknya pantai di sekitarnya sehingga sangat sulit untuk menemukan ikan, selain itu pantai direncanakan untuk pembangunan kearah pariwisata akan terkendala.

Sementara Gubernur Babel Dr. H Erzaldi Rosman Djohan mengatakan terkait RZWP3K untuk FGD sudah dilaksanakan dan melibatkan perwakilan masyarakat. Sedangkan IUP PT Timah sudah ada sejak tahun 1995 dan akan dikelola menjadi pertambangan sampai tahun 2025. Sehingga dalam IUP daerah pertambangan perlu dikelola dengan baik. Diperlukan kolaborasi dan sinkronisasi dengan nelayan yang ada di daerah pertambangan, sehingga PT Timah tetap berjalan mengeksplorasi tambang sesuai dengan IUP yang dikeluarkan dan nelayan juga dapat melaut.

Gubernur juga berharap Investasi ini bisa berjalan dan masyarakat tidak ada yang dirugikan, terkait apakah wilayah ini bisa tanpa tambang, maka bisa dilaksanakan apabila diajukan ke DPRD dan disetujui oleh seluruh masyarakat.

Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat mengatakan untuk aktivitas pertambangan di Teluk Klabat
sesuai dengan pengecekan di lapangan sudah tidak ada lagi aktifitas. Terkait dengan permasalahan yang ada jangan sampai terjadi kekerasan ataupun konflik antar masyarakat dan selanjutnya setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.

Dirops PT Timah Agung Pratama mengatakan Terkait terbitnya SPK dari PT Timah sudah dibicarakan dan disosialisasikan kepada nelayan yang terdampak. Jika harus di stop perlu dipertimbangkan karena yang dilaksanakan PT Timah sesuai aturan (UU) yang berlaku. Disamping itu juga menyangkut karyawan dan Mitra PT Timah serta masyarakat yang pro tambang. (RH. Penrem).

TerabasNews

Recent Posts

LPG 3 Kg Langka di Babel, Eddy Iskandar: Penyebabnya Kapal Pengangkut Rusak, Distribusi Tersendat

TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…

4 hours ago

Eddy Iskandar Dorong KWT Babel Jadi Penyuplai Pangan Guna Tekan Inflasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…

4 hours ago

Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar Soroti Berbagai Persoalan Yang Dihadapi Guru SMA di Pangkalpinang

TerabasNewa,  Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…

6 hours ago

Ratusan Angler Karyawan PT TIMAH Tbk Meriahkan Fishing Competition 2026 di Sungailiat

TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…

11 hours ago

Anggota Komisi III DPRD  Babel, Yogi Maulana Turun Langsung Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Bangka Selatan

TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…

11 hours ago

<em>Berkas P21, Polda Babel Limpahkan 4 Tersangka Praktik Penimbunan BBM Ilegal Ke Kejaksaan</em>

TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…

12 hours ago