Categories: Advetorial

DPRD Babel Gelar Rapat Banggar Finalisasi RAPBD 2021 dan Usulan Pinjaman Daerah

TerabasNews – PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat finalisasi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2021 di ruang badan anggaran DPRD Babel, Kamis (19/11).

“Dengan agenda pertama sekali, mendengarkan laporan dari tiap komisi pada saat rapat koordinasi bersama para OPD terkait,” kata Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi saat dikonfirmasi wartawan di gedung DPRD Babel.

Amri mengungkapkan, dalam rapat anggaran tersebut berjalan kondusif dan hasilnya dapat dipahami bersama.

“Dari seluruh usulan komisi-komisi itu ada pengurangan, ada penambahan (anggaran-red) juga dan ada yang bersifat hukuman penalti, contohnya, saya sampaikan, untuk Dinas Kehutanan dipotong Rp2 miliar sebagai hukuman dikarenakan mereka tidak menghadiri sama sekali rapat dengan komisi II, sudah kita putuskan itu dan ini menjadi pembelajaran bagi OPD lainnya,” ujarnya.

Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, dikatakan dia, diserahkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mencari solusi dalam menutupi defisit anggaran.

“Apakah penambahan pagu anggaran atau kah kita melakukan pergeseran-pergeseran anggaran. Yang penting kita berharap, anggaran yang kita sahkan itu nantinya adalah anggaran yang paling prioritas,” terangnya.

Selain itu, diutarakan dia, dalam rapat anggaran tersebut, terjadi perdebatan yang panjang terkait rencana pinjaman daerah yang diinisiasi oleh pihak eksekutif.

“Tapi alhamdulillah teman-teman memahami, bahwa pinjaman daerah itu bukanlah sesuatu hal yang tabu, dan ini mengacu kepada kebijakan pusat juga,” ungkapnya.

Kebijakan pusat ini, dijelaskan dia, melalui dua pola, yakni, melalui pola atau program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dana pinjamannya digelontorkan oleh pemerintah pusat dalam rangka memulihkan ekonomi imbas dari pandemi Covid-19.

“Dan ini (pinjaman-red) hampir seluruh daerah baik provinsi maupun kabupaten mengusulkan kepada pemerintah pusat, PEN ini APBN yang dikelola oleh SMI, dimana SMI ini adalah BUMN nya dibawah Kementerian Keuangan dan bunga nya nol persen dan pengembaliannya pun melalui pemotongan DAU,” ulasnya.

Oleh karena itu, dia menegaskan, pinjaman melalui program PEN ini bukan untuk menutupi defisit anggaran, melainkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Diharapkan ada efek tambahan, apa itu? Dengan adanya belanja infrastruktur, maka akan terbuka ruang pekerjaan untuk mengurangi pengangguran dan akan menggerakan ekonomi di Babel, nah kita setuju itu,” jelasnya.

“Tetapi dengan prinsip kehati-hatian, prinsip keterbukaan, taat aturan, kemudian dapat dilaksanakan sebaik-baiknya serta dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya,” tandasnya. (adv)

TerabasNews

Recent Posts

Rumuskan Isu Strategis Lingkungan, Wali Kota Pangkalpinang Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Volume Sampah Harian

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, menghadiri sekaligus bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan…

1 hour ago

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

TerabasNews Jakarta - PT PLN (Persero) menghadirkan program diskon tambah daya listrik 50% "Power Up…

3 hours ago

PT TIMAH Terapkan WFH Setiap Rabu, Dorong Efisiensi Energi dan Fleksibilitas Kerja

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) bagi…

18 hours ago

PT TIMAH Serap Produk UMKM, Dorong Omzet dan Perkuat Ekonomi Lokal Pasca Lebaran

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro,…

18 hours ago

<em>Rakernis Humas Polri 2026 : Bid Humas Polda Babel Raih 3 Penghargaan Dari Divisi Humas Polri</em>

TerabasNews, Bidang Humas Polda Bangka Belitung kembali meraih penghargaan dari Divisi Humas Polri pada Rapat…

18 hours ago

Diterpa Isu, Dijawab Prestasi! Gubernur Hidayat Arsani Raih Piagam Anti Korupsi KPK, Bukti Babel Makin Bersih dan Berintegritas

TerabasNews, PANGKALPINANG – Di tengah derasnya terpaan isu liar di media sosial, Gubernur Kepulauan Bangka…

18 hours ago