Perluas Akses Listrik, Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan Usulan Lisdes 2026
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendorong pemerataan akses listrik melalui sinkronisasi usulan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) 2026, dengan memprioritaskan wilayah yang belum terlayani jaringan kelistrikan.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menegaskan bahwa usulan program harus berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi riil di lapangan agar pelaksanaannya tepat sasaran.
“Pemkab Bangka Tengah sangat mendukung sinkronisasi usulan program listrik perdesaan. Kita ingin setiap usulan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi riil di lapangan, sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat maksimal,” ujar Algafry, Selasa (20/20/26).
Menurutnya, ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar yang menunjang pendidikan, pelayanan kesehatan, komunikasi, hingga pengembangan usaha masyarakat.
Karena itu, perangkat daerah terkait didorong melakukan pendataan dan verifikasi terhadap wilayah yang masih membutuhkan akses listrik untuk kemudian diusulkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Algafry menekankan, pemerataan listrik tidak cukup hanya dengan menghadirkan jaringan hingga ke desa, tetapi juga harus memastikan sambungan listrik dapat menjangkau rumah-rumah warga yang membutuhkan.
“Program Lisdes merupakan kolaborasi PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk memperluas akses listrik, khususnya di wilayah yang belum terjangkau layanan kelistrikan,” pungkasnya.