Tegas dan Rasional

Satu Tahun Kepemimpinan Udin–Dessy: Transparansi dan Langkah Nyata Membangun Pangkalpinang

0 256

TerabasNews, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar malam Silaturahmi dan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota Prof. Saparudin Masyarif dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna di Wilhelmina Park (Taman Sari), Pangkalpinang, pada Jumat malam, 16 Oktober 2026. Acara ini menjadi momen penting bagi pasangan kepemimpinan yang akrab disapa Udin–Dessy untuk memaparkan capaian, tantangan, dan arah pembangunan ke depan secara terbuka kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan selama satu tahun terakhir merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemkot serta dukungan aktif masyarakat.

“Apa yang kami lakukan dan sampaikan malam ini adalah hasil kerja keras bersama selama satu tahun. Ini perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepemimpinan,” ujar Prof. Saparudin.

Ia menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran tidak menyurutkan laju pembangunan, justru dijadikan peluang untuk mendorong kemandirian daerah melalui gotong royong dan kemitraan strategis dengan sektor swasta dan perbankan.

Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Di sektor pendidikan, Pemkot Pangkalpinang terus memacu peningkatan sarana belajar. Setelah meresmikan SMP Negeri 11, pembangunan SMP Negeri 12 kini disiapkan guna menjamin ketersediaan daya tampung sekolah menengah yang memadai hingga sepuluh tahun ke depan.

Pada bidang kesehatan, alokasi jaminan kesehatan diprioritaskan melalui program Universal Health Coverage (UHC) guna memastikan seluruh warga terlayani. Komitmen terhadap kelompok lansia juga diperkuat dengan peresmian Gedung Geriatri di RSUD Depati Hamzah.

Guna meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot menghadirkan program pembebasan piutang pokok dan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), yang berlangsung mulai 15 Oktober hingga 30 November 2026.

Penyerapan Tenaga Kerja dan Transformasi Birokrasi

Guna menekan angka pengangguran, Pemkot sukses menghadirkan Bursa Kerja (Job Fair) yang melibatkan 18 perusahaan untuk menyerap tenaga kerja lokal. Langkah ini diselaraskan dengan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri, mulai dari pemasaran digital hingga pengolahan kopi.

Di sektor birokrasi dan pelayanan publik, sejumlah terobosan telah diluncurkan:

  • Digitalisasi Layanan: Peluncuran platform PKP Smart untuk mempercepat dan mempermudah akses layanan publik berbasis digital.
  • Reformasi ASN: Pelaksanaan pemetaan kompetensi terhadap 470 Aparatur Sipil Negara (ASN) guna memastikan penempatan jabatan yang tepat dan profesional.
  • Infrastruktur & Lingkungan: Pembenahan jalan, pembersihan drainase secara rutin untuk mengurangi risiko banjir, serta pengelolaan sampah terpadu melalui TPS 3R.

Prof. Saparudin juga menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka jika capaian di tahun pertama belum sepenuhnya memenuhi harapan warga. Ia menegaskan, berbagai tantangan seperti pengelolaan sampah dan penataan pariwisata akan diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan.

Fokus Kesejahteraan Sosial

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan pesan melalui tayangan video resmi. Ia memohon maaf karena tidak dapat hadir langsung dikarenakan agenda keluarga yang tidak dapat ditinggalkan, namun menegaskan semangat bersama untuk terus memajukan kota.

“Kami percaya kita pacak (bisa) membangun Kota Pangkalpinang yang kita cintai. Masukan dan kritik konstruktif akan selalu kami terima demi kemajuan kota ini,” ujar Dessy.

Pemerintah Kota juga terus menjaga fokus pada penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako berkala serta alat bantu fisik, seperti kursi roda, bagi warga yang membutuhkan.

Sejumlah Penghargaan yang Diraih

Satu tahun kepemimpinan Udin–Dessy juga ditandai dengan sejumlah pencapaian bergengsi di tingkat regional maupun nasional, antara lain:

Peringkat 3 Se–Regional Sumatera — Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, dari Kemendagri (2026), disertai insentif fiskal Rp1 miliar.

Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 — Tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan warga mencapai 99,86%.

Predikat “Baik” dari Ombudsman RI 2026 — Nilai kepatuhan pelayanan publik sebesar 85,02.

Penghargaan Eliminasi Penyakit Menular 2025 — Dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia.

Dua Penghargaan Kemendagri 2025 — Peningkatan akses kesehatan dan Pertumbuhan Ekonomi Non–Pertambangan terbaik.

Acara refleksi ini direncanakan menjadi agenda tahunan Pemkot Pangkalpinang dan sekaligus menutup rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.