Kades Perlang Menjemput Mimpi, Antarkan Tiga Anak Desa Menuju Sarjana
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Di saat banyak lulusan SMA mengurungkan niat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya, Pemerintah Desa Perlang memilih mengambil langkah nyata, Jumat (12/6/26).
Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, turun langsung mendatangi dua perguruan tinggi di Bangka Belitung untuk membantu tiga warganya dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses kuliah melalui program beasiswa.
Kunjungan dilakukan ke Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Universitas Pertiba. Selain berkonsultasi mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru, Yani juga mendaftarkan tiga calon mahasiswa yang berencana mengambil jurusan Pariwisata, Hukum, dan Ekonomi.
“Kami ingin memastikan anak-anak yang memiliki semangat dan kemampuan tidak kehilangan kesempatan kuliah hanya karena faktor ekonomi,” kata Yani Basaroni.
Menurutnya, pemerintah desa akan membantu proses administrasi yang diperlukan agar ketiga calon mahasiswa tersebut dapat mengikuti proses seleksi melalui jalur KIP Kuliah maupun beasiswa yang disediakan kampus.
Langkah tersebut bukan yang pertama dilakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemuda Desa Perlang telah berhasil melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan pendidikan.
Yani menilai investasi terbaik bagi desa adalah investasi pada pendidikan generasi muda. Karena itu, pemerintah desa berupaya hadir sebagai fasilitator bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap semakin banyak anak-anak desa yang menjadi sarjana dan kembali membangun daerahnya,” ujarnya.
Selain membantu warganya, Yani yang juga menjabat Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Bangka Tengah mengajak kepala desa lainnya untuk lebih aktif membuka akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurutnya, kepala desa tidak cukup hanya mengetahui kondisi warganya, tetapi juga harus mampu mencarikan solusi, termasuk menjembatani akses pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kalau bukan kita yang membantu membuka jalan bagi anak-anak desa, siapa lagi? Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah,” pungkasnya.