Tegas dan Rasional

Perkuat Cakupan Kesehatan Semesta, Pemkot Pangkalpinang Gandeng Berbagai Pihak Jaga Capaian UHC Hampir 100 Persen

0 277

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berupaya memperkuat pelaksanaan Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) melalui kolaborasi strategis bersama BPJS Kesehatan, Bank Sumsel Babel, serta pelaku usaha dan dunia usaha di wilayah setempat.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyampaikan bahwa hingga saat ini capaian cakupan kepesertaan UHC di daerahnya telah mencapai angka lebih dari 99 persen, atau hampir menyentuh angka seratus persen. Masih terdapat sekitar 597 warga yang belum terdata kepesertaannya, dengan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari masalah administrasi hingga kelengkapan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota usai menghadiri forum komunikasi bertema implementasi strategi penguatan rekrutmen serta reaktivasi peserta UHC Pangkalpinang. “Masih ada sekitar 597 orang yang belum terdata kepesertaannya. Kendalanya macam-macam, seperti administrasi dan KTP yang belum lengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Saparudin menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini bukan lagi sekadar meningkatkan jumlah kepesertaan, melainkan menjaga tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan yang saat ini berada di angka 82 persen. Angka ini menjadi perhatian khusus agar tidak mengalami penurunan.

“Nah ini yang harus kita pertahankan. Jangan sampai turun di bawah 80 persen,” tegasnya.

Guna menjaga tingkat keaktifan kepesertaan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong keterlibatan aktif dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Pemerintah juga memfasilitasi kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Bank Sumsel Babel, agar pelaku usaha dapat membantu pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 melalui alokasi dana CSR mereka.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah daerah dalam mempertahankan status UHC prioritas yang telah diraih Kota Pangkalpinang.

Selain menjaga tingkat keaktifan peserta, Pemkot Pangkalpinang juga merencanakan pendataan ulang secara menyeluruh terhadap warga yang belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Wali Kota telah menginstruksikan Dinas Sosial untuk turun langsung ke lapangan mendatangi warga tersebut, guna memastikan kepesertaan mereka dapat segera diaktifkan dan terlayani dengan baik.

“Saya sudah minta dinas sosial untuk mendatangi masyarakat yang belum terdata supaya kepesertaannya bisa segera aktif,” pungkasnya. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.