Tegas dan Rasional

Pemkab Bangka Selatan Peringati HUT ke-23 dengan Semangat BEKECAK

0 1,176

Terabasnews, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026 dengan mengusung tema “BEKECAK” (Behame Kite Pacak) di Halaman Perkantoran Bupati Bangka Selatan, Selasa (27/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., bertindak sebagai inspektur upacara. Tema BEKECAK, menurut Bupati, menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi dalam memajukan Bangka Selatan yang dikenal sebagai Negeri Junjung Besaoh.

Dalam sambutannya, Riza Herdavid menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah merupakan momentum refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui Kabupaten Bangka Selatan selama 23 tahun.

“Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu. Tugas kita adalah melanjutkan pembangunan tersebut agar Bangka Selatan menjadi daerah yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” ujar Riza.

Ia juga menekankan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh elemen untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan kepada para pendahulu.

Riza Herdavid menyampaikan bahwa Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan sepanjang Tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bangka Selatan tercatat sebesar 70,83 atau berada pada kategori tinggi, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 70,01.

Laju pertumbuhan ekonomi Bangka Selatan pada triwulan III Tahun 2025 tercatat sebesar 2,58 persen. Pertumbuhan tersebut masih ditopang sektor primer seperti pertanian, meliputi komoditas lada, karet, dan sawit, serta sektor pertambangan timah. Pemerintah daerah, menurut Riza, terus mendorong penguatan ketahanan pangan, sektor perikanan, dan pengembangan ekonomi kreatif untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Bangka Selatan mengalami penurunan dari 4,94 persen pada Tahun 2024 menjadi 4,48 persen pada Tahun 2025. Sementara itu, dalam bidang inovasi, Bangka Selatan berhasil masuk kategori Kabupaten Inovatif dengan skor Indeks Inovasi Daerah sebesar 56,26, meningkat dari skor 50,92 pada tahun sebelumnya.

Pada bidang pelayanan publik, Bangka Selatan juga mencatat peningkatan kinerja dengan meraih nilai 4,37 kategori A- atau sangat baik dalam Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada kategori baik. Selain itu, penerapan tata kelola pemerintahan yang baik juga ditunjukkan melalui capaian Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2025, yang menempatkan Bangka Selatan di Zona Hijau dengan nilai 84,6 poin.

Riza Herdavid turut menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan sektor pariwisata Bangka Selatan yang dinilai terus mengalami kemajuan dan diharapkan mampu memberikan efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi seluruh elemen, khususnya insan pers di Bangka Selatan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Persatuan Wartawan Indonesia Bangka Selatan, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, serta seluruh insan pers yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-23 Bangka Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, khususnya kepada PWI Bangka Selatan yang telah berkontribusi besar melalui kegiatan Basel Bekecak selama 10 hari. Kegiatan ini merupakan inovasi dan prestasi karena mampu menggerakkan perekonomian daerah tanpa dukungan APBD,” katanya.

Upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, pejabat eselon III, camat, lurah, kepala desa, ASN, TNI/Polri, Presidium Kabupaten Bangka Selatan, tokoh agama, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.

Seluruh peserta dan tamu undangan mengenakan pakaian adat Melayu Telok Belango yang menambah nuansa budaya dan kekhidmatan upacara.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah penghargaan, antara lain kepada Polres Bangka Selatan atas kontribusi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kodim 0432/Bangka Selatan atas kontribusi pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih, serta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan atas kontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran 23 buku karya penulis lokal Kabupaten Bangka Selatan oleh Bupati Bangka Selatan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.