LPG 3 Kg Langka di Babel, Eddy Iskandar: Penyebabnya Kapal Pengangkut Rusak, Distribusi Tersendat
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki penyebab yang telah terungkap. Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, menyatakan bahwa gangguan dalam distribusi terjadi akibat kerusakan pada kapal pengangkut LPG.
Eddy mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan General Manager (GM) Patra Niaga Regional Palembang serta jajaran Sales Branch Manager (SBM) di Pangkalbalam untuk memastikan persoalan segera mendapatkan penanganan.
“Saya komunikasi langsung dengan GM Patra Niaga di Palembang dan juga kawan-kawan SBM di Pangkalbalam. Memang ada keluhan masyarakat, dan kendalanya karena kapal pengangkut LPG mengalami kerusakan,” ujar Eddy pada hari Sabtu (17/1/2026).
Akibat kerusakan kapal tersebut, lanjut Eddy, proses pengangkutan LPG ke Babel mengalami keterlambatan hingga tiga hari. Meski demikian, stok LPG sebenarnya masih tersedia di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).
“Cadangan sebenarnya ada di SPBE, tapi karena tidak ada kapal pengangkut, stok menipis. Akhirnya distribusi dilakukan secara merata ke seluruh wilayah Bangka Belitung,” jelasnya.
Kondisi ini membuat distribusi LPG ke beberapa daerah, termasuk Kota Pangkalpinang, tidak dapat berjalan maksimal seperti biasanya. Jumlah truk pengangkut juga harus dialokasikan secara merata agar seluruh daerah tetap mendapatkan pasokan.
“Biasanya Pangkalpinang bisa puluhan truk per hari, tapi karena kondisi ini harus dibagi dengan daerah lain supaya merata,” katanya.
Meski demikian, Eddy memastikan bahwa kelangkaan ini bersifat sementara. Berdasarkan informasi dari GM Patra Niaga, pasokan LPG akan kembali normal mulai hari berikutnya.
“Disampaikan ke kami, besok LPG sudah masuk kembali ke Bangka Belitung. Bahkan hari Minggu juga diminta tetap beroperasi untuk mengejar pemenuhan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak mengalami kendala, karena stok di wilayah Babel berada dalam kondisi aman. Eddy berharap persoalan kelangkaan LPG tidak terulang kembali, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Pak Bambang juga sudah menekankan cukup keras ke Patra Niaga agar ini segera ditangani. Jangan sampai jadi masalah di masyarakat, apalagi sebentar lagi mau masuk bulan puasa,” pungkas Eddy. (**)