Penjual ayam di Gerakan Pangan Murah Taman Mendara Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).(Mita)
Terabasnews, Pangkalpinang – Harga daging ayam di sejumlah pasar di Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Kota Pangkalpinang, masih berkisar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga tersebut.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif mengatakan, harga ayam dari tingkat peternak juga sudah tinggi. Kondisi itu turut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan ayam untuk memenuhi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pantauan kita memang ayam ini dari peternaknya juga harganya sudah mahal. Karena memang kebutuhannya sangat tinggi semenjak juga ketika MBG ini dimulai,” kata Saparudin usai meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Mandara, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan pasokan di pasaran.
“Permintaannya lebih banyak daripada suplai-nya, sehingga suplai-nya menjadi agak susah,” ujarnya.
Saparudin menjelaskan, kebutuhan ayam di Pangkalpinang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, baik dari kabupaten lain di Bangka Belitung maupun dari wilayah Sumatera.
Ia menilai keterbatasan lahan di wilayah perkotaan membuat pengembangan peternakan ayam di Pangkalpinang tidak mudah. Karena itu, ia mendorong kabupaten-kabupaten di sekitar Pangkalpinang untuk berperan sebagai pemasok guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Di kota enggak mungkin juga kita pelihara ayam, karena wilayah perkotaan. Jadi kita mintalah mungkin di kabupaten-kabupaten untuk bisa menjadi pemasok di Kota Pangkalpinang,” katanya.
Sementara itu, salah satu distributor ayam, Ella (44), membawa sekitar 120 kilogram ayam untuk dijual dalam kegiatan GPM di Taman Mandara.
Ella mengatakan, harga ayam bersih di pasaran saat ini berkisar Rp45 ribu hingga Rp46 ribu per kilogram. Bahkan, di sejumlah tempat harganya mencapai Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.
Dalam kegiatan GPM, ia menjual ayam bersih seharga Rp40 ribu per kilogram dan ayam bulat seharga Rp32 ribu per kilogram.
“Kalau kami sini jual Rp40.000 bersih, bulat Rp32.000. Kita soalnya di pasar murah, gak boleh jual mahal-mahal. Harga di bawah pasaran,” ujar Ella.
Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap ayam yang dijual dalam kegiatan GPM cukup tinggi. Ayam yang dibawa ke sejumlah lokasi rata-rata habis terjual, meskipun jumlah penjualan bergantung pada kondisi dan tingkat keramaian masing-masing lokasi.
TerabasNews, Jakarta, 13 Oktober 2026 - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada…
TerabasNews, Bangka Selatan, 13 Oktober 2026 – Di antara puing-puing bangunan yang tersisa dan kehidupan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyampaikan keprihatinan…
TerabasNews, Bangka Selatan, 12 Oktober 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat di Dusun…
TerabasNews, SUNGAILIAT — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, didampingi Ketua TP PKK Babel,…